Surabaya (beritajatim.com) – YDSF (Yayasan Dana Sosial al Falah) menargetkan penghimpunan daging kurban lebih banyak dari tahun 2022 kemarin. Tahun ini, target daging hewan kurban yang diusahakan bisa terdistribusi sejumlah 38 ton lebih.
Jumlah itu naik signifikan bila dibanding dengan tahun lalu sekitar 27 ton atau naik sekitar 11 ton. “YDSF menargetkan hewan kurban yang bisa dihimpun mencapai 1.394 ekor domba dan 114 sapi. Dengan persentase kenaikan sekitar 40 persen,” kata Direktur Pelaksana YDSF, Jauhari Sani, dalam siaran persnya, Senin (26/6/2023).
Jauhari mengatakan kenaikan jumlah itu dikarenakan semakin banyaknya para pekurban yang antusias menitipkan hewan melalui lembaga amil zakat seperti YDSF. Alasan lainnya karena hewan kurban yang dihimpun langsung disalurkan ke desa-desa pelosok yang jarang ada penyembelihan saat Iduladha.
BACA JUGA:
Muhammadiyah Jatim Sembelih Hewan Kurban 29 Juni
“Titik-titik distribusi sudah kami tentukan dengan melibatkan dai-dai desa pelosok yang selama ini bertugas. Juga beberapa titik yang diminta oleh masyarakat. Insya Allah, amanah para pekurban (mudhahi) kami sampaikan kepada para penerima yang berhak,” kata Jauhari, saat melepas keberangkatan tim pengawalan Ekspedisi Kurban, di halaman Graha Zakat YDSF Jalan Kertajaya 8 C/17 Surabaya.
Jauhari juga menjelaskan, daging kurban yang didistribusikan itu juga sebagai upaya pemenuhan protein hewani masyarakat yang belakangan di beberapa daerah di Indonesia mengalami kekurangan gizi yang berakibat pada banyaknya kasus stunting. Beberapa daerah yang menjadi target penyaluran meliputi Jatim, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT, dan Bali.
YDSF memastikan, setiap pendistribusian hewan qurban ke daerah-daerah tersebut dilakukan dengan pengawalan oleh petugas dan lembaga mitra YDSF. Sehingga tepat sasaran sesuai dengan rencana.

Sementara itu, Ketua Panitia Program Ekspedisi Qurban Rochmat Hidayat menuturkan sebagian besar pendistribusian dilakukan ke desa-desa pelosok karena menghindari penumpukan daging di kota. Sehingga daging qurban lebih merata dan dirasakan manfaatnya bagi warga yang membutuhkan.
Menurutnya, dengan pendistribusian itu diharapkan ada sekitar 86.800 kepala keluarga yang merasakan manfaatnya. “Hingga siang ini, kami terus berupaya untuk mengejar target itu. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang turut ambil bagian program ini,” ujarnya.
Terkait dengan kesehatan hewan kurban, YDSF memastikan aman dan bebas penyakit. Selain diawasi ketat oleh peternak yang amanah, juga telah diperiksa dinas terkait. [suf]






