Lamongan (beritajatim.com) – Sebagai bentuk pencegahan terhadap stunting, Lamongan mengkampanyekan Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi dan balita, Minggu (7/8/2022).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan dr Taufik Hidayat ada sebanyak 32 petugas dari Puskesmas se-Kabupaten Lamongan yang diberangkatkan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dengan start dan finish di Pendopo Lokatantra Lamongan.
“ASI adalah nutrisi utama bagi bayi dan balita. Oleh sebab itu sosialisaikan dan kampanyekan ASI Eksklusif ini sebagai gerakan Lamongan zero stunting. Agar masyarakat juga lebih tahu,” ujar dr. Taufik, Minggu (7/8/2022).
Selain itu, Taufik menambahkan, kampanye gerakan ASI eksklusif ini akan terus digencarkan hingga nanti Lamongan bisa benar-benar bebas dari stunting dan bisa tercipta generasi emas dari Kabupaten Lamongan.
“Kegiatan Kampanye keliling ini juga terus dilakukan karena masih adanya masyarakat yang menggunakan susu formula, sedangkan ketersediaan ASI eksklusif selalu tersedia di Lamongan,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”stunting”]
Selain kampanye ASI Eksklusif, ungkap Taufik, beberapa kegiatan lain juga dilakukan oleh Dinkes Lamongan bersama instansi kesehatan guna mendorong gerakan zero stunting di Lamongan.
Adapun kegiatan itu di antaranya 1) Promosi dan kampanye melalui media elektronik, media sosial, maupun podcast di Dinkes maupun puskesmas, 2) Kampanye keliling di tingkat kabupaten, (3) Pencegahan stunting komponen yaitu sensitif dan spesifik terkait gizi, (4) Senam cuci tangan, (5) Senam ASI Ekslusif, dan (6) Senam stunting.
“Semua itu membuat sehat, agar tidak sakit, sehingga stunting akan mudah dicegah. Nanti juga ada konsultasi gratis tentang masalah gizi khususnya ASI Ekslusif yang disediakan secara gratis di Alun-Alun Lamongan,” tutupnya.[riq/ted]






