Surabaya (beritajatim.com) – Pasca krisis pandemi, perekonomian Indonesia tumbuh 3,69% dari tahun ke tahun pulih secara tajam dari kontraksi sebesar 2,07% pada tahun 2020. Besaran Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan harga berlaku tahun 2021 mencapai Rp16.970,8 triliun.
Perekonomian Indonesia sendiri, diperkirakan akan melanjutkan pemulihan pada tahun 2022 dengan pertumbuhan 5,2%. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara berkembang dalam waktu dekat.
Ketua International Conference in Entrepreneurship (ICOEN) 2022 Dr JE Sutanto menjelaskan, kewirausahaan adalah kunci utama bagi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Universitas Ciputra secara konsisten berkontribusi memberdayakan generasi Indonesia dengan keterampilan kewirausahaan. Kewirausahaan dapat dimulai dari sistem pendidikan sejak dini untuk mendorong masyarakat agar mampu melihat peluang bisnis yang menguntungkan bagi dirinya maupun masyarakat,” terang Sutanto, Rabu (26/10/2022).
“Adanya kewirausahaan dapat menjadikan Indonesia menjadi negara yang besar di masa depan,” imbuhnya.
Ia menerangkan, dengan menebarkan benih-benih kewirausahaan ke seluruh pelosok tanah air, masyarakat Indonesia akan siap menghadapi tantangan ke depan, apalagi dalam situasi VUCA (volatility, uncertainty, complexity and ambiguity).
“Pesatnya perkembangan teknologi menimbulkan disrupsi di berbagai industri. Namun memang, selalu ada peluang yang tersedia bagi mereka yang memiliki orientasi kewirausahaan,” terang Sutanto.
Berdasarkan kondisi itu, kemampuan untuk menciptakan wirausahawan inovatif yang berdaya saing dan unggul dalam melihat peluang masa depan menjadi sangat penting. Karena itulah, Program Magister Management Universitas Ciputra (MM UC) Surabaya menggelar The 9th ICOEN untuk menjawab dinamika, peluang, dan tantangan dalam menciptakan wirausahawan.
“Berbicara tentang perkembangan ekonomi wajib juga berpikir tidak hanya meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan akhir kegiatan ekonomi,namun juga diharapkan memberi dampak tercapainya keadilan, baik keadilan bagi masyarakat maupun lingkungan dan sumber daya alam itu sendiri,” jelas Sutanto.
Dirinya juga mengungkapkan, ICOEN ini merupakan wadah bagi para peneliti, akademisi dan praktisi untuk mempresentasikan dan mendiskusikan hasil penelitian di bidang kewirausahaan, yang meliputi kajian berbagai disiplin ilmu, seperti ekonomi, teknik dan manajemen.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Universitas-Ciputra-Surabaya”]
“Peserta yang mengikuti acara ini terdiri dari akademisi, peneliti dan praktisi, dengan total peserta paper sebanyak 93 peserta yang berasal dari Universitas Ciputra juga beberapa kampus di luar negeri seperti Tunk Abdul Rahman University College,” terang Sutanto.
Sekedar informasi, ICOEN 2022 ini berlangsung selama dua hari yaitu 26-27 Oktober 2022 secara online dengan mengambil tema ‘Creating Sustainable Business in Green Economy Era Through Digital Entrepreneurship’. ICOEN sendiri merupakan event tahunan dari Magister Management Universitas Ciputra Surabaya, dan tahun ini adalah pelaksanaan ICOEN ke-9. [ipl/but]








