Surabaya (beritajatim.com) – Prodi S1 Pendidikan IPA Unesa (Universitas Negeri Surabaya) memberikan pelatihan pembelajaran inkuiri bagi guru-guru Sanggar Bimbingan di Negeri Jiran Kuala Lumpur, Malaysia.
Kegiatan ini dinilai penting dalam meningkatkan kemampuan pedagogik guru-guru Sanggar Bimbingan, terutama dalam mempersiapkan dan menerapkan pembelajaran inkuiri sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
“Harapannya kolaborasi dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dapat terus berlanjut, baik melalui kegiatan serupa maupun kegiatan tridarma perguruan tinggi lainnya ke depan,” ujar Koordinator Prodi S1 Pendidikan IPA, Prof Dr Erman MPd, Rabu (5/6/2024).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kuala Lumpur, Malaysia. Acara ini juga mendapat dukungan penuh Atdikbud KBRI Kuala Lumpur, dan dihadiri para guru serta pengelola Sanggar Bimbingan di bawah naungan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.
Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Frinny Napasti SPd MPd menyebut pelatihan ini sebagai langkah awal dari program pelatihan bulanan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan para guru dan pengelola Sanggar Bimbingan.
“Kami berharap para guru dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajar,” ujarnya.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pembelajaran inkuiri, dengan fokus pada penerapannya di kelas. Melalui sesi diskusi, para guru diajak berbagi ide dan pengalaman terkait permasalahan yang dapat diangkat dalam pembelajaran inkuiri.
Pada pelaksanaannya, antusiasme peserta sangat terlihat, dengan berbagai ide dan solusi yang saling melengkapi berdasarkan pengalaman dan kondisi sekolah masing-masing.
Kemudian, para peserta tersebut diminta untuk menuangkan ide-ide mereka dalam lembar kerja yang disediakan oleh Tim PKM secara berkelompok. Di akhir kegiatan, Tim memberikan umpan balik yang konstruktif terhadap hasil kerja para peserta, memberikan penguatan dan wawasan tambahan.
Pelatihan pembelajaran inkuiri ini tidak hanya memperkaya pengetahuan para guru Sanggar Bimbingan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Unesa dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dalam berbagai kegiatan akademik dan non-akademik. [ipl/aje]






