Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi menjadi sebuah daerah destinasi para wisatawan di ujung timur Pulau Jawa, terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau dan keanekaragaman kuliner.
Di antara hiruk pikuk wisatawan yang datang, terdapat warung-warung makan yang menjadi tempat favorit bagi para pengunjung untuk menikmati hidangan lezat khas Banyuwangi.
Kurang afdol jika datang ke Banyuwangi, tapi tidak mengunjungi sejumlah lokasi kuliner paling digemari. Meski, kadang terlihat sederhana dan tradisional namun tetap memikat hati.
Berikut adalah lima warung makan paling legendaris yang patut dikunjungi di Banyuwangi:
1. Warung Lontong Campur Glenmore
Lokasi warung Lontong Campur ini berada di Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Bagi wisatawan, ini adalah salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di Banyuwangi.
Terletak di pinggir jalan, di deretan pasar Desa Sepanjang, warung ini terkenal dengan lontong campurnya yang legendaris. Sajiannya sederhana, tapi soal rasa tiada duanya.
Kelezatan hidangannya membuat warung ini selalu dipadati oleh pengunjung, terutama saat akhir pekan dan hari libur.
2. Warung Pecel Pangklang
Bagi pecinta kuliner pecel tak salah jika memilih tempat ini sebagai tujuan. Lokasinya, berada tepat di pojok sekitar kawasan pecinan, Banyuwangi Kota.
Disebut pangklang lantaran lokasinya memang berada di pinggir palang pintu kereta api. Dulunya, sebelum ditutup di situ menjadi jalur rel kereta api.
Menunya tidak hanya pecel saja, tapi juga lengkap dengan pecel rawon yang legendaris dan fenomenal. Meski warungnya terbilang tradisional, namun tak menghilangkan cita rasa nikmat akan menu masakannya.
Buka setiap hari, dengan menu andalan pecel rawon lengkap dengan kuah dan daging sapi yang empuk menggoda selera. Murah dan enak, menjadi serbuan para pecinta kuliner di Banyuwangi.
3. Warung Ayam Pedas Mbok Ribut
Bagi wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata di Banyuwangi selatan, khususnya Alas Purwo kurang pas kalau tidak mampir di warung ayam pedas Mbok Ribut. Warung tradisional dan legendaris ini tak pernah ditinggalkan pelanggannya meski telah ganti generasi.
Dengan menu andalan ayam pedas, pecel dan jeroan ini menjadi serbuan penikmat kuliner di tempat ini. Tak kebayang saat warung buka, kondisinya tak pernah sepi.
Apalagi, pelanggan bisa request sendiri jumlah nasi yang akan dimakan. Makin pas, dengan segelas es teh manis yang makin membuat pencernaan lancar.
Cara masak yang masih tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar menjadi bonus saat pelanggan datang. Penasaran? Datang langsung lokasinya di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo.
4. Warung Makan Sego Tempong Mbok Wah
Setelah ke wilayah selatan jauh, kini balik lagi ke kota. Ada warung Makan Sego Tempong Mbok Wah.
Warung ini merupakan tempat kuliner yang populer bagi pecinta pedas. Terletak di pinggiran kota Banyuwangi, warung ini terkenal dengan menu utamanya, yaitu sego tempong, nasi yang disajikan dengan sambal pedas yang menggoda selera.
Selain itu, warung ini juga menyajikan berbagai lauk-pauk tradisional seperti ayam goreng, ikan bakar, dan sate. Kelezatan hidangannya membuat warung ini selalu dipadati oleh pengunjung setia.
Meski jaman modern telah datang, namun warung ini tak meninggalkan sisi tradisionalnya. Nyaris seluruh hidangan di tempat ini dimasak menggunakan cara tradisional. Tungku besar, bara api kayu bakar masih melekat di warung ini.
Tak sulit mencari lokasi warung sego tempong Mbok Wah ini. Meski, tempatnya berada di perkampungan dan masuk di gang sempit.
Itulah 4 warung makan paling tradisional dan legendaris di Banyuwangi yang patut untuk dikunjungi saat berada di kota ini. Dari hidangan khas Jawa Timur hingga hidangan khas Banyuwangi yang menggoyang lidah.
Begitulah Banyuwangi yang selalu memiliki beragam pilihan kuliner yang memikat selera. Rasakan sensasi kuliner yang tak terlupakan di warung-warung makan ini saat menjelajahi keindahan alam Banyuwangi. (rin/ian)






