Surabaya (beritajatim.com)– PT Graha Agung Perkasa pengembang Perumahan Wisata Semanggi di Surabaya Timur tawarkan 90 unit rumah baru untuk para generasi muda. Pengembang yang merupakan anak perusahaan dari Graha Agung Kencana Group ini membidik kebijakan baru Pemkot surabaya dimana Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) akan digeser ke arah Mangrove Wonorejo sehingga penlok JLLT pun berbelok tepat di seberang Perumahan Wisata Semanggi.
CEO PT Graha Agung Perkasa, H Nurhadi SE mengatakan penlok JLLT yang dibelokkan tepat ke kawasan perumahan Wisata Semanggi menjadi momentum bagi manajemennya untuk menggenjot penjualan property. Salah satunya dengan membangun 90 unit rumah baru di Wisata Semanggi.
Wisata Semanggi merupakan kawasan perumahan elit yang berada tepat didekat kawasan eco wisata Mangrove Wonorejo Surabaya. Dengan hadirnya JLLT membuat kawasan Wisata Semanggi akan semakin dekat dengan jalan raya dan membuat kawasan itu menjadi lebih ramai lagi.
Hal ini juga yang membuat Nurhadi menggelar Product Knowledge yang mengundang seribuan agen property yang tergabung dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI). Menurut Nurhadi, 90 unit itu merupakan Pembangunan tahap terakhir dikawasan Wisata Semanggi tahap 2, sebab dari 20 hektar kawasan Wisata Semanggi 500 unit sudah terbangun dan terhuni dalam Pembangunan 2 tahap.
“Saat ini kami tinggal menghabiskan sisa yang 90 unit ini. Dan kami optimis bisa diminati karena saat ini kami membangunnya untuk segment konsumen midle. Dimana luasan yang ditawarkan mulai dari 84 meter persegi, 90 meter persegi dan 105 meter persegi untuk rumah 2 lantai,” paparnya usai menghadiri acara Product Knowledge Wisata Semanggi di Ballroom 89 Ciputra World Mall, Rabu (16/10/2024)
Harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif yakni mulai harga Rp 1,3 miliar hingga Rp 2 miliar. Dengan sistem masyarakat sosial yang sudah terbentuk plus dengan fasilitas Club House yang lengkap serta sistem kelistrikan yang tertanam dibawah tanah membuat hunian Wisata Semanggi menjadi lebih prestisius untuk ditinggali tetapi bisa didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami harap kehadiran para agent property hari ini bisa membuat 90 unit ini terjual sebelum akhir tahun,” harap Nurhadi.

Sementara itu Budiono Yuwono, Ketua DPD AREBI Jatim menyambut baik kegiatan yang digelar PT Graha Agung Perkasa hari ini mengingat saat ini kecendrungan pasangan muda mencari hunian yang simple agar mudah dalam perawatan rumah.
“Selera dan pertimbangan anak muda saat ini berubah. Mereka lebih suka rumah yang tak terlalu besar agar tidak menyita waktu mereka untuk urusan perawatannya. Dan yang ditawarkan Wisata Semanggi sangat pas. Kami yakin akan sold out sebelum akhir tahun,” ungkap Budiono.
Hal yang sama juga diamini oleh Evelyn Fransisca, Consumer Bisnis Manager BRI Diponegoro Surabaya yang ikut hadir saat acara. Menurut Evelyn free pajak yang diberikan pemerintah membuat animo masyarakat untuk memiliki rumah semakin tinggi. Hal itu terlihat dari kenaikan perolehan KPR BRI sendiri secara nasional naik 23 persen, begitu pula di wilayah Surabaya.
“Hanya saja memang terjadi pergeseran kebutuhan saat ini. Dimana orang beli property saat ini lebih banyak untuk rumah pertama dan harga dibawah Rp 2 miliar memang diminati. Dan dengan hadirnya tambahan kluster di Wisata Semanggi ini membuat kami yakin, 90 unit ini akan laris manis. Dan kami di BRI siap melakukan percepatan proses KPR para calon pembeli Wisata Semanggi,” tandasnya.[rea]






