Bojonegoro (beritajatim.com) – Jalan-jalan malam saat berada di Kabupaten Bojonegoro lebih lengkap bila mampir ke pusat jajanan dan makanan di sepanjang Jalan Kartini dan Panjaitan.
Disepanjang jalan tersebut berjejer aneka pedagang kaki lima yang menjual makanan ala street food.
Para pedagang mulai menempati sepanjang jalan tersebut sejak 2020 lalu. Kartini Street Food lokasinya strategis karena terletak ditengah kota dan berdekatan dengan Taman Lokomotif. Sehingga menjadikan kawasan tersebut selalu ramai pengunjung.
Salah seorang pedagang mie asal Desa Kabunan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Fathurrohman mengaku, semenjak dipindah ke Jalan Kartini jualannya semakin laris. Sebelumnya, dia berjualan dengan cara keliling dengan mendorong gerobak ke kampung-kampung.
“Alhamdulillah setiap hari habis mas, dulu sebelum disediakan lapak disini saya mangkalnya tidak tentu. Sekarang sudah nyaman, tidak perlu takut lagi ada razia dari petugas,” ujarnya, Minggu (24/7/2022).
Fathurrohman mengaku berjualan dari pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB. Selama kurang lebih lima jam berjualan itu, ia mampu menghabiskan 7 kg bahan mie, dengan omset perharinya sekitar Rp1,5 juta.
Dua orang sahabat, Fely dan Berlian, memilih menghabiskan malam minggunya di Kartini Street Food. Kedua gadis yang masih remaja itu mengaku nyaman bermalam minggu dengan menikmati makanan yang dijual para pedagang. “Enak disini, ditengah kota, menu makanannya juga enak, lengkap, mau makan atau minum apa saja ada, banyak pilihannya,” ucap Fely.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kuliner”]
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Penggelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Kominfo Bojonegoro Nanang Dwi Cahyono menyampaikan, Kebijakan Bupati untuk mengkoordinir PKL dalam satu lokasi di Jalan Kartini dinilai sangat tepat, dimana sekarang kawasan tersebut menjadi sentra kuliner warga Bojonegoro.
“Terbukti para pedagang merasakan manfaatnya dimana penghasilan mereka ada peningkatan. Pemkab Bojonegoro terus berupaya dengan melakukan pendekatan baik personal maupun melalui program yang bertujuan untuk mensejahterakan para pelaku UKM dan IKM Bojonegoro, salah satunya adalah para pedagang kaki lima yang ada di kawasan jalan Kartini,” jelasnya. [lus/ted]







