Pasuruan (beritajatim.com) – Pemkab Pasuruan mengucurkan dana sebanyak Rp 10,9 milyar guna pembangunan Arjuna Agro Techno Park (AATP) yang berada di Dusun Kucur, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari. Diketahui, AATP lokasinya juga berdekatan dengan UPTD Budidaya Ternak yang akan dibangun di luasan 20 hektar.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brahespati mengatakan bahwa pembangunan ini menggunakan dana hibah dari pemerintah pusat memalui Kementrian Pariwisata dan Usaha Kreatif. Tak hanya dana hibah, pembangunan AATP ini juga diambilkan dari dana APBD Kabupaten Pasuruan.
“Harapan kami, tahun depan bangunan tersebut sudah bisa difungsikan. Selain itu, mudah-mudahan tahun depan kita disuport dana dari Kemenparekraf lagi, karena kita berkompetisi untuk memperoleh dana hibah,” harapnya.
Eka menambahkan bahwa AATP ini nantinya akan menjadi wisata terpadu dengan konsep edukasi, seperti pengembangan pertanian, peternakan, dan perikanan. Bahkan di AATP ini nantinya juga akan ada fasilitas outbound, tempat diklat, penginapan, dan juga perkemahan.
Dilain tempat, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Musantoro mengatakan bahwa saat ini progres pembangunan AATP masih di prosentase 5,8 persen. Prosentase ini meliputi pematangan pondasi dan pembenahan cut and fill terkait elokasi kontur lahan yang beberapa hari belakangan sempat ditemukan kendala.
Musantoro juga menjelaskan dana sebesar Rp 10,9 milyar tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan belanja modal gedung kantor TIC dan perlengkapan. Tak hanya itu fasilitas umum, fasilitas aksesbilitas fasilitas rekreasi penunjang Arjuna Agro Techno Park (AATP), termasuk pusat kuliner dan lokasi parkir juga akan di bangun sampai akhir tahun mendatang.
“Saat ini pembangunannya mencakup 3 sampai empat hektar dengan batas pengerjaan sekitar 170 hari kalender. Kami juga memastikan bahwa pekerjaan ini akan selesai tepat pada waktunya” jelas Musantoro.
Musantoro juga menjelaskan beberapa yang menjadi perhatian khusus kedepannya yakni terkait sumber daya manusia dan pendapatan yang akan dihasilkan. Dirinya mengaku bahwa saat ini Dinas Pariwisata sedang merancang konsep AATP dengan pemerintah pusat.
“Yang jelas kami akan melibatkan warga sekitar dalam meningkatkan ekonomi dengan cara membangkitkan UMKM sekitar. Dan diharap dengan adanya AATP ini bisa memunculkan wisata dan menumbuhkan industri kreatif baru,” tutupnya. (ada/kun)
BACA JUGA: Warga Sidoarjo Meninggal di Dalam Mobil Depan RSUD Bangil Pasuruan






