Surabaya (beritajatim.com) – Dalam sebuah pertemuan penting yang diadakan di kantor pusat PT Rexline Engineering, Prof. Amir Mahmood, Wakil Rektor & Rektor Western Sydney University Indonesia, bertemu dengan Rahul Thottiyil, CEO PT Rexline Engineering, perusahaan rekayasa dan konstruksi terkemuka asal Australia yang beroperasi di Indonesia.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas peluang bagi mahasiswa Indonesia dalam mengakses pendidikan berkualitas di berbagai bidang studi, termasuk program magister dan sarjana dalam bisnis serta teknik sipil, mesin, dan listrik.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat bahwa pengembangan keterampilan bagi mahasiswa Indonesia harus didorong dengan memberi mereka akses ke pengalaman praktis di industri.
“Kami percaya bahwa dengan menyediakan akses ke pendidikan berkualitas dan pengalaman praktis, kami dapat memberdayakan pemuda Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar CEO PT Rexline Engineering, Rahul Thottiyil, Senin (17/3/2025).
Prof. Amir juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri, sebuah langkah yang dianggap vital untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Di Western Sydney University Indonesia, kami berkomitmen untuk menyediakan pengetahuan yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis. Kami ingin mahasiswa kami siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tambah Prof. Amir Mahmood.
Selain itu, Prof. Amir menjelaskan bahwa fokus utama dari institusi mereka adalah menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. “Kami ingin memastikan bahwa para siswa kami memperoleh pengalaman bisnis di dunia nyata sehingga mereka dapat menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh di kelas ke dalam situasi praktis,” jelasnya.
Di sisi lain, PT Rexline Engineering yang saat ini mempekerjakan 380 karyawan tetap, menyambut baik peluang kerjasama dengan Western Sydney University Indonesia untuk masa depan yang lebih baik.
“Kami berterima kasih kepada Prof. Amir dan tim Western Sydney University Indonesia atas kunjungannya ke kantor kami. Kami berharap dapat bekerja sama dalam program-program yang dapat bermanfaat bagi mahasiswa Indonesia,” ungkap Rahul.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan keterampilan mereka dan siap berkontribusi pada industri yang berkembang pesat baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. [asg/but]






