Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta pemilik membongkar bangunan liar yang menutupi saluran air. Seperti yang terjadi di RW 01 Kelurahan Wonokusomo, Kecamatan Semampir, kondisi saluran air mampet akibat tertutup bangunan liar.
Saluran yang berada di bawah bangunan liar tersebut penuh sampah sehingga aliran air tidak berjalan sama sekali. Timbul bau menyengat dan dikhawatirkan menjadi sarang nyamuk.
Menurut keterangan warga setempat, sudah 10 tahun lamanya saluran tidak dibersihkan dengan kerja bakti lantaran tertutup bangunan liar. Petugas juga tidak bisa melalukan pengerukan sedimen tanah serta mengambil sampah.
Armuji juga mengimbau agar pemilik membongkar sendiri bangunan yang melanggar ketentuan. Apabila tidak dilakukan akan ditertibkan oleh Satpol PP Kota Surabaya.
“Kita ingin di wilayah Semampir dan wilayah Surabaya utara lainnya agar menjadi bersih dan indah, kalau sudah salurannya jalan nanti ditata dengan baik diberi bak sampah maupun tanaman sehingga nyaman dipandang,” tegas Armuji saat sidak ke lokasi, Selasa (6/6/2023).

Armuji juga mengingatkan agar warga mengedepankan kesadaran untuk merawat kebersihan lingkungan dan menjaga agar saluran dapat berfungsi optimal.
“Pemerintah Kota Surabaya akan bantu apabila dibutuhkan, melalui satgas DSDABM atau DLH tapi warga juga harus bantu kerja bakti. Kalau ada yang salurannya ditutup begini kita kesulitan,” kata Armuji.
Cak Ji menegaskan bahwa menjaga Kota Surabaya agar tetap bersih dan fungsi saluran berjalan optimal merupakan tanggung jawab bersama.
Mulai OPD hingga jajaran RT, RW dan LPMK sehingga dibutuhkan komunikasi serta pengawasan berkelanjutan yang didasarkan pada kesadaran warga. [asg/beq]






