Malang (beritajatim.com) – Copet jadi salah satu fokus Polres Malang dalam menjaga keamanan dan kenyamanan suporter Arema FC saat menyaksikan secara langsung tim kebanggaan mereka berlaga. Khususnya saat laga Arema vs Persija yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Minggu (28/8/2022).
Polisi mewanti wanti penonton agar waspada terhadap gerak gerik para pencopet. Imbauan waspada copet ini disampaikan langsung Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Kata Ferli, pada laga besok Aremania akan menyambut hangat kedatangan supporter Jakmania. Namun, kewaspadaan harus selalu diutamakan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik Syafiudin mengimbau, barang pribadi terutama barang berharga harus selalu dalam pengawasan. Keramaian supporter memberikan peluang mudah bagi pelaku copet untuk melancarkan aksinya.
“Saat ini copet tak cuma ada di pasar, kendaraan umum, tempat hiburan, mall, tapi juga berkeliaran di tribun Stadion saat pertandingan sepak bola digelar. Pernah menjadi korbannya? Kalau belum, sebaiknya perhatikan tips dan trik menghindari copet,” ungkap Taufik, Sabtu (27/8/2022).
Taufik menjelaskan, tips dan trik pertama menghindari aksi copet yakni jangan nonton sendirian. Sebaiknya mengajak teman minimal satu orang untuk mendampingi. Setidaknya bisa saling mengawasi satu sama lain dari ancaman komplotan copet.
“Tips kedua nonton dekat pihak Keamanan. Keberadaan petugas keamanan akan membuat para copet berfikir berulang kali untuk mendekat,” ujarnya.
Tips ketiga, jangan membawa barang berharga atau mencolok. Barang berharga ini dapat menarik perhatian para copet, terutama perhiasan yang mencolok. Maka bawalah barang dan uang saku seperlunya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”arema-fc”]
Kemudian selalu menaruh barang pribadi dalam pengawasan. Yaitu dengan cara menaruh Handphone maupun dompet di saku depan, atau didalam tas namun dalam posisi dipangku atau dalam dekapan.
“Kemudian pakailah atribut yang sama atau datang bersama rombongan. Para copet mungkin juga akan berpikir ulang jika ingin mengincar anggota rombongan yang datang bersama-sama,” beber Taufik.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi menambahkan, apapun segala bentuk gangguan Kamtibmas dan kejatahan agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian.
“Kami juga mengerahkan personil pengamanan tertutup, sehingga dengan mudah mengawasi pelaku yang akan melakukan copet,” tegas Donny.
Selama laga tersebut, sambung Donny, Kapolres Malang telah mengerahkan Anggota Kepolisian yang dibantu oleh Polres Jajaran Polda Jatim bersinergi dengan instansi lain untuk mengamankan pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan.
Pihaknya berharap, pertandingan sepak bola Liga 1 dapat berjalan aman, lancar dan tidak ada gangguan Kamtibmas serta tindak kejahatan. “Semoga tidak ada gangguan ketertiban masyarakat, sehingga pertandingan bisa lancar,” pungkasnya. [yog/beq]







