Ponorogo (beritajatim.com) – Warung Pecel di Jalan Banda, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo terbakar. Kebakaran itu diduga dari adanya kebocoran gas dari aktivitas memasak di kompor warung tersebut.
Tidak hanya membakar ludes warung pecel milik Sujati, api juga sempat menjalar ke gudang semi permanen yang berada di belakang warung.
Seluruh isi gudang terdiri dari bantal, kasur busa, dan perabotan mudah terbakar ludes. Bahkan, api turut menghanguskan dua unit mobil yang terparkir di dalam gudang.
Ada 3 korban yang saat itu sedang memasak di dalam warung, berhasil menyelamatkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka bakar di lengannya.
“Dari hasil penyelidikan dan keterangan dari korban, api berasal dari gas kompor di dalam warung. Waktu itu bocor dan meledak saat kompor itu digunakan untuk memasak,” kata Kapolsek Ponorogo Kota, Iptu Muhammad Sahid Mustofa, Kamis (25/1/2024).
Kobaran api yang membakar warung pecel dan gudang perabotan pecah belah dan 2 unit mobil itu, berhasil dipadamkan setelah 45 menit.
Ada 3 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan si jago merah tersebut. Dengan kejadian kebakaran itu, diperkirakan kerugian materil yang ditimbulkan ditaksir kurang lebih Rp200 jutaan.
“Tidak ada korban jiwa, tadi ada 3 korban yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke rumah sakit. Kerugian diperkirakan sekitar Rp200 juta,” pungkasnya. [end/beq]






