Mojokerto (beritajatim.com) – Warga terdampak longsor di Kecamatan Pacet mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk material bangunan.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, menyerahkan bantuan tersebut kepada warga terdampak longsor di Desa Cembor, Karni dan Sardi. Bantuan tersebut terdiri dari semen 30 sak, pasir delapan meter kubik, asbes gelombang 20 biji, kayu ukuran 6/12 10 batang, kayu ukuran 4/6 5 batang.
Kepala Desa (Kades) Cembor, Mustofa menjelaskan, bencana longsor terjadi pada, Kamis (16/2/2023).
“Bencana tanah longsor disebabkan hujan deras selama beberapa jam sehingga membuat tebing dengan ketinggian sekitar 10 meter di Dusun tersebut longsor,” ungkapnya.
Baca Juga: Diterjang Longsor, Bangunan Kelas SDN di Mojokerto Nyaris Ambrol
Material longsor dengan ketebalan sekitar 1 meter itu menutup jalan kampung dan menimpa dapur rumah Karni dan Sardi. Tebing yang terletak persis di sebelah selatan bawah masjid tersebut longsor menimpa sungai kecil dan jalan kampung.
Tinggi tebing yang longsor sekitar 10 meter, lebarnya sekitar 6 meter. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup jalan dengan panjang sekitar 10 meter. Ketebalan material sekitar 1 meter.
“Tebing di bawah masjid longsor, mengenai sungai kecil dan jalan. Sehingga airnya meluap lari ke selatan. Dengan adanya bantuan ini, semofa bisa bermanfaat untuk masyarakat. Terima kasih ibu Bupati. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima,” ungkapnya.
Baca Juga: Pukul 00:00 WIB, Jalur Trawas-Pacet di Mojokerto Kembali Normal
Usai menyerahkan bantuan kepada warga terdampak tanah longsor, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini juga meninjau lokasi longsor yang sempat menutup jalur Pacet-Trawas pada, Kamis (16/2/2023) pekan lalu. Yaini di Jurang Gembolo, Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [tin/beq]






