Lamongan (beritajatim.com) – Warga Dusun Kedangean, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, heboh dengan kemunculan dua ekor ular kobra. Dua ular kobra itu masuk ke salah satu rumah warga setempat.
Dua ular kobra dengan bisa mematikan itu pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, Indah, saat masuk kamar pada Rabu (2/11/2022) sore. Kala itu, Indah melihat ada sesuatu yang bergerak-gerak di balik tumpukan pakaian di atas kasurnya.
Lantaran penasaran, Indah mencoba mendekat dan memperhatikan secara seksama. Sontak ia kaget mendapati dua ekor kobra yang memiliki panjang lebih dari satu meter.
“Saat masuk rumah dan masuk ke kamar itu, tiba-tiba saya melihat ada yang gerak-gerak di atas tumpukan pakaian di atas kasur. Kemudian saat saya mendekat ternyata ada dua ular kobra,” ujar Indah, Kamis (3/11/2022).
Kaget melihat dua ular kobra, Indah yang ketakutan kemudian berlari. Dia juga berteriak sekuat tenaga untuk meminta pertolongan warga sekitar, lalu melapor kepada Ketua RT setempat.
“Saya kemudian melapor ke Pak RT, kemudian memanggil petugas Damkar Lamongan untuk melakukan evakuasi ular kobra tersebut,” tambahnya.
Menanggapi laporan dari warga itu, petugas Damkar Lamongan segera mendatangi ke lokasi. Mereka lalu langsung melakukan evakuasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Lamongan”]
Proses evakuasi sempat berlangsung menegangkan. Dua ular berbisa ini berusaha kabur dan bersembunyi di bawah kursi.
Meski begitu, petugas Damkar yang berpengalaman kejadian seperti ini pun akhirnya berhasil menangkap dan mengamankan dua ekor ular kobra itu.
“Ini jenis ular kobra. Ular ini sangat berbahaya karena mampu mengeluarkan bisa yang mematikan,” ungkap salah satu petugas Damkar Lamongan, Ahmad.
Lebih lanjut, Ahmad mengimbau agar warga segera melaporkan jika menemukan binatang melata dan berbahaya khususnya ular atau biawak. Apalagi, saat ini telah memasuki musim hujan.
Musim hujan biasa menjadi momen lebih sering ular muncul. Ular kerap masuk ke permukiman warga untuk mencari tempat hangat.
“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan lantaran musim hujan kerap kali hewan melata masuk ke rumah warga,” imbaunya. [riq/beq]








