Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di Jalan Raya Kepatihan Gresik. Kali ini melibatkan pengendara motor Yamaha Mio L 4599 YG yang dikendarai oleh Yeyen Kiki Margawati (40) berboncengan dengan dua anaknya Ifander Hanendra Anwagis (7) dan Noah Ale Rayhandi (11). Ketiga orang tersebut warga Putat Jaya 4/A Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
Sebelum terlibat kecelakaan, pengendara motor Yamaha Mio itu berjalan dari arah timur ke barat. Saat melintas di Jalan Raya Kepatihan Menganti Gresik. Yeyen Kiki berusaha mendahului truk trailer dari sebelah kiri,. Pengendara tidak bisa menguasai setir dengan wajar sehingga terjatuh.
Setelah terjatuh, salah satu korban yang dibonceng Noah Ale Rayhandi (11) jatuh di sebelah kanan. Sehingga, berbenturan dengan truck trailer L 8468 NK yang dikemudikan oleh Dul Hamid (34) warga Bulak Benteng Lor Gang 5 Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Tita Puspita Agustina mengatakan, penyebab kecelakaan diduga pengendara motor tidak bisa menguasai setir dengan wajar sehingga terjatuh.
“Akibat dari kecelakaan tersebut satu penumpang sepeda motor bernama Noah Ale Rayhandi meninggal dunia di lokasi kejadian,” katanya, Minggu (8/10/2023).
Ia menambahkan, selain menyebabkan korban meninggal, kecelakaan juga mengakibatkan pengendara motor Yeyen Kiki Margawati dan I fander Hanendra Anwagis mengalami luka. Korban dibawa ke RSI Darussyifa Benowo dan RSUD Ibnu Sina.
“Korban sudah dimintakan ver jenazah dan luka. Korban yang selamat langsung menjalani perawatan medis,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Ratusan Relawan di Gresik Doakan Gibran Jadi Cawapres
Perwira pertama Polri itu mengimbau kepada pengguna jalan di Jalan Raya Kepatihan Menganti Gresik agar berhati-hati dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas.
“Jalan Raya Kepatihan Menganti Gresik kerap menjadi penyebab kecelakaan. Ini karena jalan tersebut masuk kawasan black spot,” pungkas Tita. [dny/but]






