Blitar (beritajatim.com) – Warga Ampelgading, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar memperbaiki jalan di desanya secara mandiri. Langkah ini ditempuh warga lantaran kecewa dengan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang dinilai lambang untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.
Padahal jalan itu merupakan akses utama warga. Namun sejak beberapa tahun terakhir kondisi jalan tersebut rusak berat dan berbahaya untuk dilewati. Tidak adanya perbaikan yang dilakukan Pemkab Blitar mendorong warga secara swadaya mengumpulkan uang dan mencari donasi untuk memperbaiki jalan rusak itu.
Terkait hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar pun mengaku telah memasukkan jalan rusak itu ke daftar perbaikan. Namun perbaikan itu belum bisa dilakukan jelang hari raya Idulfitri ini.
“Memang banyak ruas jalan rusak yang sudah masuk list penanganan kita termasuk jalan tersebut namun tidak serta merta semua dikerjakan sebelum Hari Raya ini,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli, Sabtu (29/3/2025).
Dinas PUPR Kabupaten Blitar pun akan mengupayakan perbaikan jalan rusak tersebut usai Idulfitri. Pasalnya saat ini Dinas PUPR Kabupaten Blitar masih fokus untuk melakukan perbaikan jalan yang menjadi jalur-jalur mudik.
“Kita prioritaskan dahulu ruas ruas arus mudik dan jalur wisata yang kita kerjakan sebelum Hari Raya ini, selebihnya kami kerjakan setelah Hari Raya” tegasnya.
Sebenarnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar menyiapkan dana Rp3 miliar untuk perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri 2025 ini. Dana akan digunakan untuk memperbaiki jalur mudik tahun ini.
Dari data yang dimiliki oleh Dinas PUPR Kabupaten Blitar ada lebih dari 10 ruas jalur mudik yang kondisinya rusak. Sehingga pada ramadhan tahun ini, Dinas PUPR Kabupaten Blitar akan melakukan perbaikan di 10 jalur tersebut. [owi/beq]







11 Komentar
Mana ini pak bupati sama pak wakil bupati… Apa ternyata sama aja …
Acara trs aja pak… Wkwkwkwk
Bupati 20rb dan Bupati 40rb podo ae
Paling yo Sami mawon…. Nggedabrusss
Lambat pie to…opo Ra ngerti jek di Toto pemerintahane lek Ra kanten Yo tembelen dewe
BANYAK ORANG BODOH, JEMPOL ASAL KETIK. DIKIRA PEMBANGUNAN CUMA NGASPAL JALAN? BUPATIMU AJA BARU TERPILIH KOK NUNTUT MACEM” KAN BODOH
Santai elo bos koyo pinter dewe wae goblok”ne uwong
Hhh mungkin tahun depan dan depanya lagi kedepan dan terus kedepan
dalan ngarepanku jamane pak rijanto njabat ngampi mak rini njabat trus sampek pak riyanto dadi maneh jan gak enek perbaikan blas. Lek ra percoyo liwato Dsn tegalrejo (Sadeng)
Halah podo ae karo saurunge acara kog manut dinas.e dewe ge nyugehne kepala dinas po pie arepe
Halah podo ae karo saurunge acara kog manut dinas.e dewe ge nyugehne kepala dinas po pie arepe