Pasuruan (beritajatim.com) – Tohir, warga Desa Petung, Kecamatan Pasrepan ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari menghilang. Terdapat luka pada bagian pantat jasad pria yang merupakan pegawai tambang ini.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengatakan, korban ditemukan di jurang yang masuk di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan. Korban meninggal dengan luka ledakan di bagian pantat.
“Saat ditemukan tubuhnya sudah membusuk dan terdapat luka di pantatnya. Diduga korban mengantongi bondet yang ditaruh di celananya,” jelas Joko, Selasa (27/8/2024).
Setelah dilakukan olah TKP, pihak kepolisian menemukan satu buah bondet yang ditaruh di saku celana belakang korban. Karena lokasi yang sangat curam dan pihak kepolisian kesulitan untuk mengamankan, sehingga diputuskan untuk meledakkan bondet menggunakan senapan angin.
Joko juga menjelaskan bahwa mulanya pada Sabtu (24/8/2024) sekitar pukul 21.00 WIB korban mulai keluar dari rumah untuk berangkat bekerja. Namun keesokan harinya korban tak kunjung pulang sehingga membuat keluarga korban mencari ketempat kerjanya yang berada di Kecamatan Pasrepan.
Saat datang ke tempat kerja korban, keluarganya tak menemukan keberadaannya dan kemudian melanjutkan keesokan harinya. Saat hari ketiga yakni Selasa (27/8/2024) sekitar pukul 03.00 WIB keluarga korban mencium bau busuk.
Keluarga korban kemudian menelusuri sumber bau busuk tersebut dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Mengetahui hal tersebut, keluarga korban langsung menghubungi perangkat desa dan pihak kepolisian.
“Korban ditemukan di bawah jurang dengan kedalaman 6 meter dari jalan yang kemudian saksi melaporkan ke polisi. Kemudian tim inafis datang untuk melakukan evakuasi dan dibawa di RSUD R Soedarsono, Kota Pasuruan untuk dilakukan visum,” tutup Joko. [ada/beq]






