Ngawi (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo pada Rabu, 26 Februari 2025, diprediksi akan mengalami hujan ringan di pagi hari dan kondisi berawan sepanjang siang hingga sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menyebutkan bahwa cuaca di ketiga daerah ini menunjukkan pola yang hampir serupa, meskipun ada sedikit perbedaan dalam suhu dan arah angin.
Ngawi akan mengalami hujan ringan sejak pagi hari, tepatnya pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Setelah itu, langit diperkirakan berawan hingga pukul 15.00 WIB sebelum kembali diguyur hujan ringan pada pukul 18.00 WIB.
“Untuk Ngawi sepertinya akan hujan dan berawan ya sampai siang. Baru malam harinya diperkirakan akan cerah,” terang Oky pada Selasa (25/2).
Suhu di Ngawi berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara yang cukup tinggi, mencapai 70 hingga 97 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan sekitar 5,4 km/jam.
Di Magetan, kondisi cuaca hampir serupa dengan Ngawi. Hujan ringan diperkirakan terjadi pada pagi hari, namun berbeda dengan Ngawi, wilayah ini akan tetap berawan hingga pukul 18.00 WIB sebelum akhirnya cerah pada pukul 21.00 WIB.
Suhu udara di Magetan sedikit lebih rendah, berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 76 hingga 97 persen. Kecepatan angin di Magetan lebih tinggi dibandingkan Ngawi, yakni 11 km/jam yang bertiup dari arah Selatan.
Sementara itu, Ponorogo akan mengalami hujan ringan yang hanya berlangsung pada pukul 06.00 WIB. Setelah itu, langit akan tetap berawan hingga sore hari, dan baru cerah pada pukul 21.00 WIB.
“Suhu di Ponorogo diperkirakan berada di kisaran 22 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembaban udara antara 73 hingga 96 persen” ungkap Oky. Sementara untuk kecepatan angin di Ponorogo tercatat 6,4 km/jam dan bertiup dari arah Tenggara.
Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mungkin terjadi.
“Meskipun hujan yang turun hanya berskala ringan, tetap disarankan untuk membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” tutupnya.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung tidak stabil, masyarakat di tiga wilayah tersebut diharapkan dapat menyesuaikan rencana aktivitas mereka agar tetap nyaman dan terhindar dari risiko hujan di pagi maupun sore hari. (mnd/ian)






