Jember (beritajatim.com) – Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai memperbaiki kerusakan jalan secara mandiri. Sementara itu pemerintah daerah menyiapkan tim reaksi cepat.
Warga di sekitar Jalan Manggar, Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang memilih patungan untuk memperbaiki jalan, setelah ada pengendara sepeda motor yang terjatuh karena menghindari lubang jalan.
Perbaikan dilakukan dengan cara mengecor jalan dengan semen. Salah satunya di depan Madrasah Aliyah Negeri 2 Jember. Sebelum sejumlah lubang jalan ditambal sendiri, warga hanya menandai dengan cat putih.
Kerusakan jalan ini menjadi perhatian Bupati Muhammad Fawait. “Hari ini kami sudah melakukan efisiensi, termasuk membatalkan pembelian mobil-mobil dinas dan membikin anggaran infrastruktur ini utuh, walaupun anggaran untuk perbaikan jalan masih banyak kurangnya. Mudah-mudahan bisa kita penuhi di anggaran perubahan,” katanya, Senin (14/4/2025).
Mulai pekan ini, Pemkab Jember akan mulai memperbaiki jalan berlubang dan pengaspalan di sejumlah titik yang rusak parah.
“Kami juga mohon dibantu, di mana ada jalan rusak, di mana ada jalan yang hancur, tolong disampaikan kepada kami lewat jalur ‘Wadul Gus e’. Kalau perlu share lokasinya. Jangan cuma protes,” kata Fawait. Pengaduan masyarakat ini akan dijadikan acuan perbaikan jalan selama lima tahun ke depan. [wir]







1 Komentar
baru menjabat sudah pake bahasa anti protes.. blm kerja sdh rasa capek
anggaran sedikit atau banyak yg penting segera kerja boss..
bicara kurang dana itu kalau sdh habis. klo blm habis sdh ngeluh anggaran kurang. emang siru mau minta bagian apa minta jatah ya..