Gresik (beritajatim.com) – Janji pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dan sembako bukan isapan jempol. Mulai hari ini Jumat (15/4) masyarakat termasuk warga Gresik mulai menerima bantuan tersebut. Seperti yang dialami Asmaiyah (70), nenek 10 cucu warga Desa Betoyokauman, Kecamatan Manyar, Gresik, itu sumringah mendapat bantuan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443H.
Asmaiyah menerima bantuan senilai Rp 500 ribu. Rinciannya, Rp 300 ribu BLT minyak goreng dan Rp 200 ribu bantuan sembako. “Alhamdulillah, rezeki tak terduga. Nanti akan saya manfaatkan untuk kebutuhan lebaran waktu anak cucu kumpul di rumah,” ujar Asmaiyah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”BLT”]
Nenek Asmaiyah adalah satu diantara keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng sebesar Rp. 300.000 dan bantuan pokok non tunai sebesar Rp. 200.000 dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Penyaluran bantuan tunai ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat. Pasalnya, BLT minyak goreng bersamaan dengan BPNT alias bantuan sembako jelang Idul Fitri. Sedangkan, mekanisme penyalurannya melalui petugas dari Pos Indonesia yang datang langsung ke desa.
Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik, dr Ummi Khoiroh mengatakan, penerima BLT minyak goreng merupakan BPNT, PKH, dan pedagang kali lima. Berdasarkan data, keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT di Gresik terdapat 74 ribu orang dan PKH 44 ribu orang. “Penyalurannya disalurkan langsung oleh PT Pos Indonesia yang datang ke desa-desa,” pungkasnya. [dny/kun]






