Gresik (beritajatim.com) – Balap liar dan tawuran masih kerap terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Hal ini disampaikan oleh warga yang melihat langsung adanya dua kegiatan tersebut. Mereka meminta agar Polres segera menindaklanjuti.
“Saya mohon patroli agar diintensifkan lagi di wilayah Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik karena sering adanya tawuran,” ujar H. Anton kepada Kapolres AKBP Adithya Panji Anom, Jumat (31/3/2023).
Hal yang sama dikemukakan oleh Usni warga Kelurahan Karangturi. Dirinya menyampaikan masih maraknya balap liar. Untuk itu, dirinya meminta petugas melakukan patroli di malam hari. “Di sejumlah ruas jalan kerap kali dipakai balap liar oleh anak-anak muda. Jadi mohon petugas tidak segan-segan menindak,” katanya.
BACA JUGA:
Balap Liar di Gresik, Polisi Amankan 5 Pemuda
Terkait dengan uneg-uneg warga itu, Kapolres AKBP Adithya Panji Anom berjanji akan lebih mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan. “Mohon dukungan mulai dari keluarga terutama yang mempunyai anak remaja untuk sama-sama mengawasi untuk mengantisipasi tawuran serta balap liar,” tuturnya.
Sementara itu, Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra menyatakan pihaknya segera memerintahkan anggotanya untuk melakukan patroli di jalan. “Patroli secara intens dipusatkan di jalan RE Martadinata Gresik. Sebab, berdasarkan laporan warga balap liar dilakukan malam minggu saat jalan itu sepi,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Marak Balap Liar, Polisi Gresik Turba ke Jalan Raya
Kegiatan Jumat curhat merupakan program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Harapannya melalui program ini bisa menyerap aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban. Khusus di Gresik kegiatan tersebut digelar oleh Polres Gresik di Masjid Karomah Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. [dny/suf]






