Sampang (beritajatim.com) – Kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan lingkungan ditunjukkan warga Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.
Secara swadaya, mereka memasang lampu penerangan jalan di sepanjang jalan poros penghubung antar desa yang sebelumnya minim pencahayaan.
Pemasangan lampu penerangan jalan ini dilakukan atas inisiatif warga sebagai respons atas kondisi jalan yang gelap dan berpotensi membahayakan pengguna, terutama pada malam hari. Selain meningkatkan keamanan, langkah tersebut juga bertujuan memperindah wajah desa.
Salah satu warga, Sakur, mengungkapkan bahwa sebelum adanya lampu penerangan, ruas jalan tersebut kerap menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang melintas.
“Jalan di desa kami kalau malam sangat gelap. Kalau ada hewan berbahaya seperti ular di jalan, tidak kelihatan sama sekali,” ujar Sakur, Kamis (5/2/2026).
Melihat kondisi tersebut, warga Dusun Laeran kemudian berinisiatif melakukan penggalangan dana secara mandiri. Iuran terutama dikumpulkan dari para pemuda desa yang kini merantau ke luar daerah.
“Kami berinisiatif menarik iuran dari teman-teman pemuda yang sudah merantau. Alhamdulillah, dari hasil swadaya itu kami bisa membeli tiang dan lampu penerangan,” jelasnya.
Hasil dari donasi tersebut kini telah dimanfaatkan dengan pemasangan lampu penerangan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter. Lampu-lampu itu terpasang mulai dari area jembatan hingga ke Gardu Copla, sehingga akses jalan desa menjadi lebih aman dan nyaman saat malam hari.
Warga berharap, keberadaan lampu penerangan ini dapat terus dijaga dan menjadi contoh semangat gotong royong dalam membangun desa secara mandiri.[sar/ted]






