Bangkalan (beritajatim.com) – Mayat bayi perempuan dengan berat badan 1,5 kg ditemukan dalam posisi tengkurap di Sungai, Dusun Gersaba, Desa Benangkah, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono, melalui Kasi Humas Ipda Risna mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Dusun Gersaba Achmad Zaini mengenai penemuan mayat tersebut.
Setelah didatangi ke lokasi, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lalu membawa mayat bayi malang itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarefa Ambami Rato Ebu (Syamrabu) untuk dilakukan otopsi.
“Kita juga mengamankan sample berupa darah rambut, tulang paha kanan,” terangnya, Rabu (22/2/2023).
BACA JUGA:
Warga Cium Bau Busuk di Hutan Trawas, Ternyata Mayat Bayi
Risna menjelaskan, kronologi penemuan mayat bayi tersebut semula warga setempat gotong royong untuk menyingkirkan bambu yang menghambat aliran sungai, kemudian warga mencurigai adanya bau menyengat yang bersumber dari tepi sungai.
“Awalnya dikira bangkai kucing, tetapi setelah didekati dan dilihat ternyata mayat bayi, sehingga warga geger dan melaporkan kejadian tersebut,” tegasnya.
Lanjut Risna, penemuan mayat bayi itu sekitar pukul 10.30 WIB, Sabtu (18/2/2023) kemarin. Sementara usia bayi antara 9-10 bulan dan dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab sekitar lima hari lalu, kondisi mayat bayi sudah mulai membusuk dengan tali pusar yang masih menempel, kemudian ari-arinya juga hancur.
“Kondisi mayat sudah hancur dan organ tubuhnya rata-rata tidak utuh lagi. Kasus ini masih kita kembangkan,” tandasnya. [sar/suf]






