Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah wali murid SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengaku keberatan diminta sumbangan Rp3 juta. Uang tersebut akan digunakan untuk Koordinasi Sumbangan Peningkatan Mutu Pendidikan (SPMP).
“Saya dapat dari grup wali murid itu bahwa ada sumbangan dengan nominal Rp3 juta, katanya untuk sumbangan peningkatan mutu. Kebetulan anak saya juga kelas XII, habis ini mau wisuda, dan uang itu belum termasuk wisuda,” kata seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (23/11/2023).
Kata wali murid tersebut, ada tiga poin yang akan didapatkan dari sumbangan tersebut. Di antaranya kegiatan peningkatan mutu pendidikan, bimbingan belajar, dan penyediaan fasilitas bagi siswa yang ingin ke kedinasan, akademi militer, dan kerja.
BACA JUGA:
Viral Sumbangan Ratusan Juta SMPN 1 Ponorogo, Ini Penjelasan dari Komite Sekolah
Uraian pesan berantai tersebut juga menjelaskna bahwa sumbangan bisa dicicil sebanyak tiga kali. Kemudian jika wali murid mempunyai dua anak yang bersekolah, akan diberi keringanan potongan 25 persen. Begitupun dengan murid yang kurang mampu atau yatim piatu.
“Beratnya itu harus konfirmasi dalam minggu ini, sedangkan kita mana bisa cari uang sebanyak itu, meskipun diangsur tiga kali. Belum lagi habis ini wisuda. Padahal dulu nggak ada kewajiban ini, apa mungkin karena kepala sekolahnya mau pensiun,” ungkapnya kesal.
BACA JUGA:
SMPN 1 Ponorogo Minta Sumbangan untuk Beli Mobil, Begini Respon Dindik
Terkait pesan berantai yang dikirimkan atas nama komite sekolah, Ketua Komite SMAN 1 Pandaan, Nurhidayat menampik tuduhan tersebut. “Itu tidak benar,” jelasnya melalui pesan singkat. [ada/beq]






