Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya langkah preventif di bidang kesehatan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hal itu disampaikannya saat bertemu puluhan kader motivator kesehatan dan PKK Kelurahan Blooto di Kantor Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon.
Menurut Ning Ita (sapaan akrab, red), kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendukung terwujudnya Panca Cita Kota Mojokerto, khususnya cita pertama yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutny, Untuk menjadi SDM yang berkualitas, tentu harus sehat.
“Oleh karena itu, tindakan preventif sangat penting, terutama terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, kolesterol, dan asam urat. Masyarakat harus sadar dan mau melakukan upaya pencegahan sejak dini,” ungkapnya, Selasa (19/8/2025).
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini menjelaskan, kualitas kesehatan masyarakat akan berpengaruh langsung pada indeks kesehatan di Kota Mojokerto. Karena itu, menjaga kesehatan tidak hanya sebatas individu, tetapi juga lingkungan sekitar.
“Selain kesehatan diri, perlu dijaga pula kualitas kesehatan air, udara, dan tanah. Ini menjadi warisan penting untuk anak cucu kita nanti. Mari kita lakukan bersama-sama dengan menjaga kebersihan dan kesehatan melalui langkah preventif,” tambahnya.
Ning Ita juga berpesan agar kader motivator kesehatan dan anggota PKK menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi teladan dalam penerapan pola hidup sehat.
Dengan langkah kolektif tersebut, ia berharap masyarakat Kota Mojokerto semakin peduli terhadap pola hidup sehat dan lingkungan, demi mewujudkan SDM yang unggul dan berkualitas. [tin/ted]






