Malang (beritajatim.com) – Wali Kota Malang, Sutiaji membuat Gerakan Salat Subuh Berjamaah. Pada edisi ke 11, salat digelar di masjid Al Ikhlas Raya Langsep, Kota Malang. Di masjid ini juga ada Pasar Bahagia yang diinisiasi Takmir Masjid Al Ikhlas.
“Ini wujud konkrit pemberdayaan masjid dan umat. Bahwa masjid tidak dimaknai semata sebagai tempat ibadah (salat) namun juga mampu diperankan sebagai pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” kata Sutiaji, Sabtu, (11/2/2023).
Sutiaji memuji konsep yang dilakukan oleh takmir masjid. Menurutnya, ada 2 hal yang terbangun dari Pasar Bahagia selepas salat subuh ini. Menurut Sutiaji, pertama nilai ukhuwah dan kedua nilai penguatan ekonomi kerakyatan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-malang”]
“Menarik apa yang dikembangkan, sebagian infaq yang terhimpun dibelanjakan melalui kerjasama dengan pedagang pasar terdekat. Lalu barang dagangan yang kebanyakan sayur mayur dan bahan lauk pauk dibagikan secara gratis kepada jamaah subuh. Setidaknya ada 2 (dua) nilai yang terbangun, nilai ukhuwah dan nilai penguatan ekonomi kerakyatan,” imbuh Sutiaji.
Ketua Yayasan Masjid Al Ikhlas, Abdullah Said menuturkan bahwa Pasar Bahagia dikembangkan untuk merekatkan antar jemaah masjid. Salah satunya infaq yang dihimpun mampu dikembalikan dan dirasakan manfaatnya untuk jemaah.
Usai salat Subuh berjamaah. Sutiaji yang didampingi beberapa Perangkat Daerah, juga memberikan tali asih kepada anak anak yatim serta bantuan untuk operasional Pasar Bahagia. (luc/kun)






