Jember (beritajatim.com) – Potensi Kabupaten Jember, Jawa Timur, adalah modal untuk menyejahterakan masyarakat. Tugas bupati adalah memasarkan potensi daerah itu kepada siapa saja. Tugas berat bupati salah satunya mengatasi kendala dari aspek transportasi.
Hal ini dikemukakan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dalam acara jamuan makan malam, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Kamis (1/9/2022) malam. “Tugas bupati ya marketing,” katanya.
Muzani menyebut Bupati Hendy Siswanto menjalankan tugas itu dengan baik. “Tadinya saya tidak mau naik (ke acara jamuan makan malam), disuruh naik. Padahal saya buru-buru. Di sini lalu disajikan tarian. Kata Pak Bupati, di Kabupaten Jember ini ada seribu jenis tarian. Ini sebuah kekayaan yang tidak banyak dimiliki kabupaten-kabupaten lain,” katanya.
“Bayangkan satu kabupaten memiliki lebih dari seribu jenis tarian, dan Jember memiliki ini. Itulah kenapa Festival Karnaval Jember menjadi salah satu festival terkenal di dunia. Jember menjadi terkenal karena kopinya, karena kakaonya, tembakau, dan festival Jember dengan ragamnya yang luar biasa,” kata Muzani.
Muzani meminta agar tradisi tersebut dipertahankan. “Karena banyak kota di dunia menjadi terkenal karena segala macam cara, dan dari Jember terus mencari cara untuk memperkenalkan dirinya menjadi sebuah kota yang mempesona di nusantara,” katanya.
Muzani berharap Bupati Hendy Siswanto tidak pernah bosan mencari terobosan. “Hari ini kedatangan saya ke Jember diharapkan men-support Pak Bupati,” kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.
“Kami ini merasa bahwa kami harus memberi yang terbaik di daerah pemilihan masing-masing. Jember adalah kota daerah yang menurut kami sangat penting bagi kesejahteraan di Jawa Timur, terutama di Tapal Kuda. Kalau Bapak (Bupati Hendy) sendirian bekerja rasanya berat. Kalau ada support politik, seberat apapun masalah, semua bisa kita kerjakan,” kata Muzani.
Muzani berterima kasih, karena Bupati Hendy telah mengulurkan tangan untuk bahu-membahu membangun Jember bersama Gerindra. “Kami juga siap bekerja sama dengan Pak Bupati untuk bersama-sama membangun Jember,” katanya.
Muzani optimistis dengan potensi alam, manusia, kreativitas, ekonomi saat ini, Jember akan menjadi kabupaten yang bakal menjadi perhatian dunia. “Karena bekal itu ada. Kabupaten ini menghasilkan tembakau yang sudah sangat terkenal sejak dahulu kala, kakao, kopi, dan kreativitas orangnya yang sudah mendunia. Tinggal semuanya itu dikemas menjadi sebuah marketing yang bagus, sehingga orang datang bisa menyaksikan langsung,” katanya.
Ada satu kendala yang harus segera diatasi Pemkab Jember. “Ke sini itu repot. Naik mobil jauh, naik kereta api jauh, naik pesawat tidak ada. Ini harus dipikirkan,” kata Muzani.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bandara-jember”]
Muzani berjanji akan berbicara dengan maskapai Citilink agar bisa terbang dari Jember. “Karena perhubungan menjadi sesuatu yang penting, terutama perhubungan udara dalam dunia yang makin menyempit ini. Saya percaya minat orang Jakarta, bahkan minat dunia, apakah dari Jakarta ke Jember atau dari Bali ke Jember, sesungguhnya sangat banyak. Karena Jember menurut saya sudah sangat terkenal. Tapi akses memuju Jember harus bisa dipermudah dan diperpendek, supaya orang bisa sampai ke tempat ini dengan lebih baik lagi,” katanya.
“Dengan begitu maka dalam 5-10 tahun akan datang, kabupaten yang kita cintai, kota di mana kita sekarang berada, akan menjadi sesuatu yang menggembirakan dan menyenangkan untuk orang datang. Mudah-mudahan masyarakat Jember pada masa mendatang akan jauh lebih baik daripada hari ini,” kata Muzani.
Bupati Hendy Siswanto membenarkan jika seorang kepala daerah adalah seorang pemasar. “Jadi kami salesman, bagaimana masyarakat Jember yang lebih bagus lagi,” katanya. [wir/but]






