Blitar (beritajatim.com) – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Tomi Gandhi Sasongko menyatakan siap bertarung dalam ajang Pemilihan Bupati Blitar 2024. Politikus sekaligus pengusaha tambang itu, telah mempersiapkan langkah untuk bersaing di kontestasi pemilihan kepala daerah tersebut.
“Saya siap maju dan bertarung untuk memperebutkan kursi Bupati Blitar 2024 mendatang,” kata Tomi, Sabtu (29/4/2023).
Tomi sendiri merupakan salah satu politikus muda di Kabupaten Blitar. Sebelum bergabung dengan Partai Gerindra, pengusaha kelapa sawit itu merupakan anggota Partai Golkar.
Karir politik Tomi Gandhi terbilang cepat dan mulus. Setelah bergabung dengan Partai Gerindra pada tahun 2021 lalu, Tomi Gandhi langsung menduduki posisi strategis di organisasi partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.
Pengusaha kelapa sawit itu langsung didapuk menjadi Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar. Pemberian posisi strategis ini bukan tanpa alasan, sifat Tomi Gandhi yang supel serta memiliki jaringan politik di kalangan anak muda menjadi alasan kenapa pria berusia 29 tahun itu diberikan posisi Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar.
“Saya sebagai anak muda akan bertarung habis-habisan untuk memenangkan partai Gerindra dan Prabowo Subianto di Pemilu, sementara untuk Pilkada saya juga akan berjuang,” tegasnya.
Baca Juga:
Gerindra Blitar : Kami Petugas Rakyat, Bukan Petugas Partai
Optimisme Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar itu muncul setelah banyak kader dan warga mendorongnya untuk maju di kontestasi Pilkada Kabupaten Blitar 2024 mendatang. Perbaruan dan perbaikan merupakan moto utama yang ditawarkan Tomi Gandhi.
Pengusaha kelapa sawit itu ingin mengakomodir semangat pembaharuan pemerintahan yang gaungkan oleh anak-anak muda Kabupaten Blitar. Menurut Tomi Gandhi suara anak muda di Kabupaten Blitar mengenai perbaikan pengelolaan pemerintahan hingga infrastruktur sejauh ini tidak didengar maskimal.
“Saya sebagai representasi anak muda, maka saya juga akan membawa semangat anak muda Blitar tentang perubahan dan perbaikan di Pilbup mendatang,” pungkasnya.
Menanggapi hal itu, ketua umum partai Gerindra Kabupaten Blitar, Ferdian Reza Alvisa menyerahkan sepenuhnya keputusan itu ke Tomi Gandhi dan rakyat. Menurutnya jika memang Tomi Gandhi siap dan rakyat menghendaki, maka semua kemungkinan bisa terjadi.
“Saya sekarang kembalikan kepada rakyat Blitar atau anda, pantas enggaknya jadi Bupati/Wabub Blitar,” jelas Alvis saat ditemui di kediamannya di Kota Blitar, Kamis 27 April 2023.
Partai Gerindra Kabupaten Blitar sendiri saat ini masih fokus pada proses pendaftaran Bacaleg untuk Pemilihan Legislatif tahun 2024 mendatang. Maka dari itu soal Pilkada DPC Gerindra Kab Blitar belum menentukan sikap siapa yang akan diusung untuk bertarung pada Pilbup mendatang.
Baca Juga:
Survei ARCI: Gerindra Terdepan di Jember, PKS Ngaplo
“Kami masih fokus Pileg dan pemenang Prabowo Subianto,” pungkasnya.
Secara umum, sejumlah partai politik di Kabupaten Blitar belum mengumumkan siapa tokoh politik yang akan diusung pada Pemilihan Bupati Blitar 2024 mendatang. Namun sejumlah nama telah muncul kepermukaan, Salah satunya yang terlihat telah mempersiapkan langkah untuk maju di Pilbup mendatang adalah Petahana yakni Rini Syarifah yang saat ini menjabat sebagai Bupati Blitar. [owi/beq]






