Jombang (beritajatim.com) – Wakil Bupati Jombang KH Salmanuddin Yazid secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat madrasah ibtidaiyah (MI), Selasa (22/4/2025), di MIN Kauman Utara. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang turut disaksikan para tamu undangan.
Tampak hadir dalam pembukaan tersebut kepala Kementerian Agama (Kemenag) dan kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang beserta jajaran, ketua KONI Jombang, serta kepala MI se-Kabupaten Jombang.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kemenag Jombang, Nur Khojin, menjelaskan bahwa Porseni MI Kabupaten Jombang tahun ini diikuti oleh 279 madrasah ibtidaiyah, baik negeri maupun swasta. “Baik negeri maupun swasta,” ujarnya.
Jumlah peserta yang terlibat dalam kompetisi ini mencapai lebih dari 800 siswa. “Mereka sudah lolos seleksi dari 21 kecamatan yang ada di Jombang,” imbuhnya.
Ajang Porseni ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni. “Olahraga meliputi cabang lari 60 meter, lari 80 meter, tolak peluru, catur, badminton, tenis meja, pencak silat dan voley ball,” ucap Nur Khojin.
Sementara cabang seni meliputi tahfidz, MTQ, pidato tiga bahasa, kaligrafi, melukis, menyanyi Islami, dan puisi. Porseni MI ini dijadwalkan berlangsung mulai Selasa (22/4) hingga Kamis (24/4) dengan lokasi lomba yang tersebar di beberapa titik sesuai cabang masing-masing.
Panitia kegiatan berharap ada dukungan penuh dari pemerintah daerah. “Karena Gus Wabup berlatar belakang orang pesantren,” ujarnya.
Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Porseni MI. Ia menegaskan komitmennya untuk tidak membedakan antara sekolah umum dengan madrasah. “Keduanya harus didukung dalam mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.
Sebagai mantan Ketua PCNU Jombang, Gus Salman, apnggilan akrab Wabup Jombang, juga berharap para peserta dapat meraih prestasi membanggakan. “Sehingga bisa mengharumkan nama Jombang di tingkat provinsi,” imbuhnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih selama ini. “Madrasah bisa mengembangkan keunggulan bahasa, terutama bahasa Arab, itu ya harus siswa madrasah yang juaranya,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Jombang disebut siap mendukung ajang-ajang pencarian prestasi siswa, termasuk Porseni ini. “Termasuk Porseni ini yang juaranya akan dipertandingkan di jenjang provinsi bulan Juni nanti,” tambahnya.
Semangat berprestasi ditunjukkan oleh para pendamping kontingen, salah satunya Adi Purnomo yang mendampingi kontingen Kecamatan Diwek.
Dari kontingennya, Adi ditugaskan mendampingi tiga cabang lomba. “Pertandingan bola voli digelar di lapangan Pulo, kalau loncat jauh di GOR dan tenis meja di Denanyar,” ujarnya.
Kepala MI Islamiyah Bendet ini optimistis anak-anak dari Diwek bisa meraih hasil maksimal. “Seleksi di kecamatan Diwek kemarin sudah ketat, persiapan untuk Porseni ini juga sudah bagus,” imbuhnya.
Ia berharap kontingennya mampu menembus jenjang provinsi. “Insya Allah Porseni jenjang provinsi digelar di Jember bulan Juni nanti,” pungkasnya. [suf]






