Surabaya (beritajatim.com) – Ternyata warna kulit masih merupakan faktor penting di India. Seorang calon pengantin pria menemukan hal ini.
Dilansir dari Indiatimes.com, Ravi Yadav di Bharthana di Etawah, Uttar Pradesh, India, mendapat kisah buruk dalam hidupnya. Calon istrinya memutuskan membatalkan pernikahan lantaran tidak mau puna suami dengan warga kulit terlalu gelap.
Keputusan ini diambil calon mempelai wanita saat upacara pernikahan sedang berlangsung. Pengantin wanita Neeta Yadav yang masih melalukan dua putaran ‘pheras’ (pheras dalam upacara pernikahan Hindu India adalah momen saat kedua mempelai mengitari api suci sebanyak 7 kali) selama pernikahan tiba-tiba berhenti dan membatalkan upacara.
Yang paling mengejutkan untuk diketahui adalah alasan pembatalan pernikahan dari pengantin perempuan. Dia mengatakan bahwa pengantin pria ‘terlalu gelap.’
Yadav merasa bahwa hal-hal berubah pada saat-saat terakhir. Laporan menunjukkan bahwa keganjilan dari tingkah mempelai perempuan itu terjadi pada hari Kamis, sehari sebelum pernikahan Neeta Yadav dengan Ravi Yadav, di Bharthana di Etawah dan benar saja semuanya berubah pada saat-saat terakhir.
Segera setelah upacara pernikahan dimulai, pasangan itu bertukar karangan bunga, dan masalah pun dimulai. Neeta tiba-tiba mengungkapkan niatnya untuk mengakhiri pernikahan setelah dua ‘phera’.
Kata pengantin perempuan, pengantin pria berbeda dari yang dia bayangkan. Pengantin perempuan mengatakan bahwa mempelai pria yang telah diperkenalkan kepadanya sebelumnya bukanlah yang dia nikahi.
Dia mengatakan tidak menyukai warna kulit calon suaminya karena terlalu gelap. Bahkan ketika anggota keluarganya memohon agar dia kembali dan meneruskan prosesi pernikahan, pengantin perempuan tetap bersikeras meninggalkan ‘mandap’ (tenda pelaminan) dan tidak kembali, lapor kantor berita lokal.
Setelah lebih dari enam jam mencoba membujuk pengantin wanita, pengantin pria dan ‘baraat’ (rombongan pengantin, red) pergi tanpa melangsungkan pernikahan.
Pengaduan pun diajukan dan ayah dari mempelai pria telah mengajukan pengaduan polisi dengan tuduhan bahwa perhiasan senilai ribuan rupee yang diberikan kepada mempelai wanita sebagai hadiah belum dikembalikan kepada mereka. Pengantin pria, Ravi mengatakan bahwa insiden itu membahayakan hidupnya dan cukup membuatnya trauma. [adg/beq]






