Tuban (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Shorinji Kempo tingkat Jawa Timur 2025 di Kabupaten Tuban. Dalam pembukaan yang berlangsung di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban pada Jumat (2/5/2025), Emil hadir didampingi sang istri, Arumi Bachsin.
Kejurprov Shorinji Kempo Jatim tahun ini digelar selama empat hari, mulai dari 1 hingga 4 Mei 2025. Meskipun pertandingan sudah dimulai sejak sehari sebelumnya, acara pembukaan secara resmi baru digelar pada hari kedua bersama jajaran Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jawa Timur.
“Ini juga cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) dan secara International juga dipertandingkan di Seagames,” ujar Emil, sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim.
Menurut Emil, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk meraih medali baik di tingkat provinsi maupun nasional dalam cabang olahraga Shorinji Kempo. Ia juga menyoroti peran penting istrinya, Arumi Bachsin, sebagai ibu asuh Perkemi Jatim, yang membuatnya lebih mengenal dan memahami nilai-nilai dari bela diri asal Jepang ini.
“Kebetulan ibu Arumi juga menjadi ibu asuhnya Perkemi, sehingga saya mengenal lebih dekat yang mana Shorinji Kempo bukan hanya olahraga prestasi tapi juga sebagai kegiatan yang positif,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Emil menyampaikan harapannya agar generasi muda dapat menyalurkan energi mereka melalui olahraga, khususnya seni bela diri seperti Shorinji Kempo. Ia menekankan bahwa bela diri tidak hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai moral dan filosofi hidup.
“Jadi beladiri bukan untuk jago-jagoan, tapi justru ada filosofi bagaimana menjaga kerendahan hati, welas asih, budi pekerti ya memang ada kulturnya yang diajarkan di Jepang,” kata Emil.
Di akhir sambutannya, Emil memberikan apresiasi tinggi kepada Perkemi Jatim dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang terus konsisten melakukan pembinaan atlet melalui berbagai ajang kompetitif.
“Selain itu, kami juga mengapreasi KONI, karena sebagai cabang induk olahraga dan dalam konteks ini pembinaannya dengan cara menggelar ajang seperti ini,” pungkasnya. [ayu/suf]






