Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Djoko Susanto mengingatkan pentingnya proses dalam pencapaian prestasi olahraga bulutangkis di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Setiap atlet yang turun ke lapangan membawa nilai-nilai moral. Bukan hanya kepada dirinya sendiri, tetapi juga kepada tim, pelatih, keluarga, bahkan kepada Kabupaten Jember,” kata Djoko, saat membuka kejuaraan bulutangkis Kapolres Jember Cup di Gelanggang Olahraga Argopuro, Kabupaten Jember, Kamis (10/7/2025) malam.
Kerja keras, menurut Djoko, tercermin dari persiapan dan latihan. “Begitu pula karakter cekatan yang merupakan cerminan dari tumbuhnya kemampuan strategis para atlet. Mengingat, tidak ada prestasi yang lahir dari proses yang setengah hati,” katanya.
Capaian prestasi, menurut Djoko, adalah perpaduan komposisi strategi yang diorkestrasi oleh seluruh tim. “Nilai-nilai dalam olah raga tersebut adalah fondasi yang penting, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” katanya.
Djoko berharap, kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul pebulu tangkis yang dapat mengharumkan nama Jember di kancah provinsi, nasional, bahkan internasional. “Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman, serta memupuk semangat persahabatan,” katanya.
“Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, namun semangat untuk terus berlatih dan meningkatkan diri adalah yang utama,” tambah Djoko.
Djoko percaya, para atlet yang bertanding tangguh, tidak mudah menyerah, dan siap menghadapi tantangan apa pun, baik di dalam maupun di luar lapangan. “Berkompetisilah dengan jujur, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Djoko mengingatkan, bulu tangkis mengajarkan arti sportivitas, kerja keras, soliditas dan strategi. “Nilai-nilai inilah yang sangat penting untuk kita tanamkan. Tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari. Bagaimana kita berlatih dengan sungguh-sungguh, mempersiapkan diri dan menghormati lawan, semua itu adalah cerminan dari sportivitas,” katanya.
Djoko juga memuji Kepolisian Resor Jember yang menyelenggarakan turnamen tersebut. “Dukungan terhadap olah raga ini merupakan investasi jangka panjang untuk daerah. Ini merupakan bukti nyata dari kerja nyata, bukan sekadar omon-omon dan flexing belaka,” katanya. [wir]






