Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman memuji antusiasme masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam mengikuti pemilu. Hasil pemilu diharapkan tak memecah belah bangsa.
“Kesan saya, masyarakat lebih antusias untuk hadir di tempat pemungutan suara (TPS), Rabu (14/2/2024). Semoga ini pertanda bahwa masyarakat semakin sadar tentang arti penting pemilihan umum sebagai proses untuk memilih pemimpin negeri ini,” kata Firjaun, Kamis (15/2/2024).
Firjaun berharap apapun hasil pemilu dan siapapun yang terpilih, tidak akan menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa. “Semoga betul-betul membawa manfaat dan keberkahan bagi negeri tercinta,” katanya.
Kendati antusiasme meningkat, Firjaun memandang perlunya upaya untuk mendorong masyarakat agar pada pemilu-pemilu mendatang tidak golput. “Sehingga pemimpin yang terpilih dengan legitimasi besar akan semakin besar pula perhatiannya untuk negeri ini dan kesejahteraan rakyat.,” katanya.
Sementara itu, Bupati Hendy Siswanto berterima kasih kepada masyarakat yang antusias. “Kita doakan semua petugas pemilu sehat semua,” katanya.
Angka partisipasi pemilih Pemilu 2019 secara nasional adalah 81 persen, atau 158.012.506 pemilih yang menggunakan hak pilihnya dari 199.987.870 orang yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Persentase ini meningkat dibandingkan Pemilu 2014 yang mencatatkan partisipasi 75,11 persen pemilih.
“Postur pemilih dalam Pemilu 2024 dominan generasi Zilenial yang mencapai hampir 60 persen dari total pemiih. Kelompok kaum muda ini sudah sangat akrab dengan media sosial. Kondisi ini menguntungkan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pesta demokrasi untuk mendiseminasikan informasi dan gairah partisipasi di tempat pemungutan suara (TPS),” kata Muhammad Iqbal, pengamat komunikasi politik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jember. [wir]






