Banyuwangi (beritajatim.com) – Ratusan tim voli antar desa bertajuk gala desa resmi mengikuti turnamen piala Bupati Banyuwangi. Jagoan-jagoan atlet voli dari penjuru desa turut berlaga di turnamen ini.
Pertandingan berlangsung cukup seru, bahkan tak jarang muncul keriuhan dari setiap laga. Seperti yang terlihat di Lapangan Vorco, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi,
Ratusan warga antusias menyaksikan tim jagoannya bertanding di Gala Desa Voli ini. Mereka guyub mendukung timnya yang tengah bertanding.
“Turmanen ini merupakan ajang mempererat persaudaraan antar warga sekaligus mencari bibit-bibit atlet voli potensial dari desa-desa di Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi, saat membuka pertandingan perdana.
Gala Desa ini diikuti oleh 216 tim yang berasal dari seluruh kelurahan/desa di Banyuwangi. Diawali dengan pertandingan di level kecamatan.
Bupati Ipuk mengatakan di Banyuwangi hampir semua desa kerap menggelar kejuaraan voli tingkat desa. Melihat rutinitas olahraga yang banyak dicintai ini, Pemkab Banyuwangi mewadahi dengan gelaran Gala Desa.
“Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan semangat olahraga dan kebersamaan di kalangan masyarakat Banyuwangi,” tutur Ipuk.
Selain itu, imbuh Ipuk, gala desa seperti ini ikut menggeliatkan ekonomi arus bawah. Sepanjang penyelenggaraan, para pedagang kecil mendapatkan limpahan rezeki.
Sementara itu, Plt Kepala Dispora, M Alfin Kurniawan, turnamen ini menggunakan sistem gugur, dengan babak penyisihan di tingkat kecamatan, berlangsung mulai 23 Juni hingga 15 Agustus nanti.
“Masing-masing juara di tingkat kecamatan akan bertanding di GOR Tawangalun 21 Agustus mendatang. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp. 50 juta,” kata Alvin. (rin/but)






