Surabaya (beritajatim.com) – Beredar video di media sosial Whatsapp dan Facebook video seorang kakek tua yang ditangkap polisi di Dupak Magersari Gang 2, Senin (27/12/2021) pagi. Dalam unggahan video yang viral tersebut dibumbui narasi bahwa kakek tua tersebut adalah penculik anak-anak.
Kanit Reskrim Polsek Bubutan, AKP Oloan Manullang menjelaskan, keterangan dalam video yang beredar di masyarakat tersebut salah besar. Ia membenarkan bahwa anggotanya sempat mengamankan kakek tua tersebut. “Bukan, orang stress itu. Warga kos disitu baru keluar dari liponsos,” ujar Manullang saat dikonfirmasi Beritajatim lewat panggilan telepon.
[berita-terkait number=”5″ tag=”viral”]
Manullang pun menegaskan, pihaknya telah memeriksa kakek tua tersebut. Karena diduga stress, polisi lantas mengirim kakek tersebut ke liponsos lagi agar mendapat tempat yang lebih aman. “Karena di Menur ditolak, lalu warga ya terganggu jadi kami kirim ke Liponsos lagi agar mendapatkan tempat yang aman,” imbuhnya.
Dalam rekaman video tersebut, kakek tua yang telah diamankan oleh sejumlah polisi tersebut sempat mendapatkan tendangan di perut oleh anggota lainnya. Akibatnya, tampak beberapa warga menegur polisi tersebut dengan bahasa daerah. (ang/kun)






