Surabaya (beritajatim.com)- ‘Kuburan Ivan Sugianto’ muncul di Google Maps yang letaknya berada di Jalan Kombes Pol Moh. Duryat, Embong Kaliasin, Tegalsari Surabaya. Adapun Letak ‘Kuburan Ivan Sugianto’ itu sama dengan lokasi Valhalla Spectaclub.
Dari keterangan yang dilihat Beritajatim.com, ‘Kuburan Ivan Sugianto’ itu mempunyai rating bintang 3 dan 1 komentar. Komentar pertama dari akun Sunda Day TV.
“Kesesuaian untuk anjing: gok gok dengan rating bintang 1,” tulis akun Sunda Day TV.

Adapun nama Ivan Sugianto menjadi sorotan usai peristiwa intimidasi di SMA Kristen Gloria 2 Surabaya. Dalam peristiwa itu, Ivan Sugianto memaksa siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya berinisial EN untuk meminta maaf sambil bersujud dan menggonggong. Ivan Sugianto melakukan hal itu karena marah rambut anaknya disebut mirip anji** pudel.
Aksi Ivan Sugianto direkam oleh sejumlah saksi di lokasi. Videonya lantas diunggah di media sosial dan viral. Aksi Ivan itu lantas menuai kecaman dari netizen. Ivan pun diamankan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya di Bandara Juanda pada Kamis (14/11/2024). Dirinya digelandang ke Polrestabes Surabaya dan langsung ditahan.
Dalam sel tahanan, Ivan Sugianto ternyata harus menerima hukum karma. Ia menerima sorakan dan teriakan dari seluruh penghuni sel tahanan Polrestabes Surabaya.
“Sujud, sujud, menggonggong!!,” teriakan napi Polrestabes Surabaya.
Kini Ivan Sugianto harus menerima pil pahit. Dirinya ditahan di sel Polrestabes Surabaya. Penyidik PPA Polrestabes Surabaya menjerat Ivan Sugianto dengan pasal 80 ayat 1 UU Perlindungan Anak dan atau Pasal 335 ayat 1 (1) KUHP ancaman hukuman 3 tahun. [ang/aje]






