San-Sebastian (beritajatim.com) – Kemenangan Real Madrid atas Real Sociedad di leg pertama semifinal Copa del Rey menjadi momen spesial bagi Vinicius Junior. Untuk pertama kalinya, winger asal Brasil itu dipercaya mengenakan ban kapten Los Blancos dalam pertandingan resmi.
Di usia 24 tahun, Vinicius mencatat sejarah sebagai kapten termuda Real Madrid, melampaui Federico Valverde, yang pertama kali memimpin tim pada usia 26 tahun saat melawan CD Leganés (24/11/2024).
“Menjadi kapten Real Madrid adalah kebanggaan besar, bukan hanya untukku, tetapi juga untuk keluargaku. Semoga aku bisa lebih sering mendapat kesempatan ini,” ujar Vinicius kepada Real Madrid TV.
Carlo Ancelotti menunjuk Vinicius sebagai kapten karena empat kapten utama tidak dimainkan sejak awal. Luka Modric dan Federico Valverde diistirahatkan, sementara Lucas Vázquez baru turun di babak kedua. Dani Carvajal absen karena pemulihan cedera lutut.
Meski terkesan dadakan, Vinicius memang memiliki mentalitas kepemimpinan. Dalam pertandingan ini, ia kembali menghadapi serangan rasial dari suporter tuan rumah, namun menunjukkan ketenangan dan fokus yang luar biasa.
Mantan rekan setimnya, Toni Kroos, turut memberikan komentar di unggahan Instagram Vinicius setelah pertandingan:
“Nah, sekarang kau baru bisa berbicara dengan wasit selama pertandingan,” tulis Kroos, menyindir peran kapten yang memberikan Vinicius hak lebih dalam berkomunikasi dengan wasit.
Dengan Real Madrid unggul 1-0 di leg pertama, Vinicius berpeluang kembali menjadi sosok penting di leg kedua yang akan berlangsung di Santiago Bernabéu pada 2 April 2025. [dio/beq]






