Surabaya (beritajatim.com) – Di sejumlah titik, di Kota Surabaya beredar videotron yang bergambar foto Eri Cahyadi disertai ujaran ‘Lanjutkan Surabaya Hebat’ di sisi kirinya. Ditambah lagi tercantum dua hastag, diantaranya #2024MELUCAKERI dan #RELAWANERICAHYADI yang ditempatkan di bawah foto.
Videotron tersebut terpasang di beberapa titik pusat kota. Di antaranya di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang hingga Jalan Tunjungan, atau mengelilingi Mall Tunjungan Plaza Surabaya. Tak hanya di wilayah tengah, di bagian barat Kota Surabaya, tepatnya di Jakan Mayjend Jonosewojo, terdapat tujuh videotron menampilkan foto yang sama.
Pantauan beritajatim.com di lapangan, videotron berdurasi sekitar 10 detik itu dibagi menjadi dua background. Background pertama berwarna merah dan putih, serta putih dan abu-abu.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengaku tidak tahu menahu siapa yang memajang iklan tersebut. “Sing ndelek sopo? (Yang masang siapa?)” kata Eri, Selasa (30/5/2023).
Eri Cahyadi mengaku enggan mengambil keputusan mencalonkan diri kembali sebagai wali kota. Karena yang bisa mencalonkan ataupun memberikan keputusan adalah partai politik pengusungnya.
Baca Juga:
Surabaya Tak Masuk Daftar Smart City, Eri Cahyadi Bilang Begini
“Kita nggak pernah tahu, kalau awak dewe daftar dewe, ero (saya daftar sendiri, tahu),” tegasnya.
Eri juga tidak mempermasalahkan perbedaan pilihan yang memicu dinamika di Surabaya. Untuk pemasangan fotonya di beberapa videotron, Eri berharap tidak membuat gaduh hingga menciptakan isu negatif.
Disinggung pemasangan fotonya di beberapa titik videotron dari relawannya, dia kembali mengaku tidak mengetahui. “Iyo nek relawan, nek musuh (iya kalau relawan, kalau musuh), kita tidak pernah tahu,” sebutnya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya menegaskan masih memiliki utang yang belum dia selesaikan kepada warga Surabaya. Di antaranya menyejahterakan warga Surabaya.
“Karena sejatinya saya dua tahun. Setahunnya kenek (kena) Covid-19. Tak sejahterano umatku sek (saya sejahterakan umat saya dulu),” jelasnya.
Baca Juga:
Eri Cahyadi Sebut Tak Ada Jalan Rusak Berat di Surabaya
“Tapi saya tergantung yang menugaskan kota. Lah kalau aku pingin mencalonkan tapi nggak ada yang menugaskan, lah yo opo (bagaimana)?” tambahnya.
Disinggung mengenai penugasan kembali menjadi wali kota, Eri mengaku siap memberikan yang terbaik untuk warga Surabaya. Ditambah lagi, dirinya menyebut belum memberikan apa-apa dalam waktu satu tahun ke belakang.
“Meskipun kemiskinan turun, pengangguran turun, angka ekonomi naik. Masih jauh dari apa yang saya inginkan. Kedua saya ingin menjadikan Surabaya kota yang guyub rukun,” pungkasnya. [asg/beq]






