Sidoarjo (beritajatim.com) – Pihak Bawaslu Kab. Sidoarjo menyikapi serius terkait video viral di WAG soal dugaan adanya seorang camat, kepala dinas dan beberapa ASN meneriakkan yel-yel mirip kampanye untuk pasangan calon Subandi – Mimik (Baik) di kantor Kecamatan Sedati, usai pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur oleh Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi.
Divisi Penanganan Pelanggaran data dan Informasi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo Moeh Arief menyatakan pihaknya kini berkoordinasi dengan Panwascam Sedati soal dugaan kampanye oleh ASN di Kecamatan Sedati. “Kami akan berkoordinasi dengan Panwascam Sedati soal kasus tersebut,” katanya, Sabtu (21/9/2024).
Arief menegaskan, koordinasi dengan Panwascam Sedati guna mengetahui siapa saja yang terlibat dalam kampanye itu. “Akan kita data siapa-siapa yang dugaan ikut terlibat dalam acara tersebut. Dari data yang masuk, nanti akan kita tindaklanjuti dengan koordinasi bersama BKD dan Sekda Kab. Sidoarjo,” tegasnya.
Acuan penegakan yang dilakukan Bawaslu Kab. Sidoarjo mengacu pada Keputusan Bersama Menpan RB, Mendagri, Kepala BKD, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara dan Ketua Bawaslu;
NOMOR : 2 Tahun 2022
NOMOR: 800-5474 Tahun 2022
NOMOR : 246 Tahun 2022
NOMOR : 30 Tahun 2022
NOMOR: 1447.1/PM.01/K.1/09/2022
“Yang kami kaji dan proses sebagaimana regulasi yang ada. ASN-nya yang diduga melanggar netralitas. Dan akan kami proses sebagaimana regulasi dan kewenangan kami,” tegasnya.
Seperti diketahui beredar video viral di WAG soal adanya kegiatan pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur untuk antisipasi stunting di Kecamatan Sedati.
Seusai acara, sekelompok perempuan berdiri berjajar, posisi bagian tengah ada Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi, sebelah kanan ada seorang camat dan sisi kiri ada kepala dinas.
Usai berjajar akan berfoto, sekelompok perempuan ada yang mengomandoi yel-yel pasangan Sidoarjo Baik-baik, Bapak Subandi Baik-baik kemudian di akhiri Sidoarjo Baik-baik.
Dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo, H. Subandi tercatat sebagai Cabup Sidoarjo yang berpasangan dengan Mimik Idayana dengan jargon “Baik” (Subandi-Mimik), yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Demokrat. (isa/ian)






