Jakarta (beritajatim.com) – Ada kemungkinan stadion-stadion yang dulu dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023, tak dipakai di Piala Dunia U-17 2023. Sebab, ada kans venue pertandingan akan diatur ulang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, FIFA akan mengecek kembali stadion-stadion yang dulu disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023. Soal stadion mana yang akan dipakai, menurut Erick, hal itu ada di tangan FIFA.
“Standar Piala Dunia U-20 dengan Piala Dunia U-17 bisa berbeda. Saya tidak mau terlalu dini yang mana dan kenapa. Kami berharap mereka (FIFA) hadir mengecek mana yang sesuai dengan standar mereka,” ucap Erick Thohir.
Menurut Erick, jika FIFA menghendali stadion lain, maka stadion yang akan ditunjuk nanti harus melalui proses renovasi. Ini sejalan dengan rencana pemerintah merenovasi 22 stadion yang ada di Indonesia. Guna lebih aman dan nyaman untuk suporter dan klub.
“Event ini adalah komitmen bersama pemerintah dan pemerintah daerah. Jadi kita tunggu saja seperti apa yang akan diinginkan oleh FIFA. Termasuk soal lapangan,” tereang Erick.
BACA JUGA:
Ditangani Bima Sakti, Timnas U-17 Akan Latihan di Eropa
Erick juga tidak ambil pusing jika Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tak bisa dipakai pada 15 November nanti. Sebab bersamaan dengan konser Coldplay.
“Indonesia juga punya lapangan besar lain. Ada Stadion GBT (Gelora Bung Tomo) dan JIS (Jakarta International Stadium). Kita lihat standarnya sesuai atau tidak. Kalau ada kekurangan, kita samakan standarnya. [faw/suf]






