Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC tidak mempersoalkan pemindahan venue saat bertandang ke markas Arema FC, yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (24/4/2025) mendatang.
Laga lanjutan BRI Liga 1 2024-2025 antara tuan rumah Singo Edan menjamu Laskar Sape Kerrab, seyogyanya digelar di Stadion Kanjuruhan Malang. Namun akhirnya dipindah ke stadion yang notabene markas dari Bali United.
“Sempat kaget karena pergantian venue ini secara dadakan. Info ini kami dapat H-1 sebelum pertandingan melawan Persebaya kemarin,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, Selasa (22/4/2025).
Kondisi tersebut memberikan dampak tersendiri bagi tim yang harus kembali melalui perjalan jauh. “Dampaknya mungkin kondisi pemain yang baru bertanding, karena mepetnya jadwal dan juga akomodasi, baik tiket maupun penginapan karena sedikit dadakan,” ungkapnya.
“Tapi sejatinya, kami tetap siap menghadapi permasalahan ini. Rencana tim akan berangkat (menuju Pulau Dewata Bali) di H-1 pertandingan,” pungkas Annisa Zhafarina.
Seperti diketahui, tim binaan Angel Alfredo Vera baru mengalami dua kegagalan beruntun pada dua ajang berbeda. Masing-masing gagal melaju pada babak final AFC Challenge League usai kalah agregat 3-6 dari Svay Rieng, beberapa waktu lalu.
Terbaru mereka juga mengalami kegagalan mendulang poin akibat kalah 1-0 dari tuan rumah Persebaya Surabaya, pada lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (20/4/2025) lalu.
Akibat kekalahan dari Bajul Ijo, Madura United kembali melorot ke posisi 15 klasemen sementara dengan koleksi sebanyak 27 poin. Total poin tersebut diraih berkat hasil 7 kali menang, 6 kali imbang dan 15 kali kalah dari 28 laga yang dijalani.
Mereka tertinggal 2 poin dari dua tim di atas mereka, Persis dan Barito. Serta unggul 2 poin dari dua tim teratas penghuni zona merah degradasi, PSIS Semarang dan Semen Padang yang mengoleksi sebanyak 25 poin.
Selain itu, Madura United juga baru unggul 5 poin dari tim penghuni dasar klasemen PSS Sleman, di mana ketiga tim penghuni zona merah sudah menjalani sebanyak 29 laga. Sedangkan Madura United masih menyimpan satu laga sisa. [pin/beq]






