Gresik (beritajatim.com)- Vaksinasi terhadap lansia di Kabupaten Gresik baru mencapai 45 persen, atau mencapai 47.982 orang. Untuk mengejar kekurangan 15 persen. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat ditarget bisa melakukan vaksinasi dalam seminggu kedepan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna mengatakan, target kami minggu depan bisa 60 persen lansia tervaksin. Sebab, baru unsur ini yang masih rendah.
“Untuk mempercepat vaksinasi lansia itu, selain melakukan vaksin secara tersentral di fasilitas kesehatan, juga dilakukan secara door to door. Bagi lansia yang tidak bisa datang ke lokasi sudah ada timnya untuk ke rumah-rumah,” katanya, Jumat (29/10/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Seperti diketahui, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gresik masih tertahan di level 2. Hal ini karena capaian vaksinasi sasaran lanjut usia (lansia) belum memenuhi target.
Karena itu, Pemkab Gresik mentargetkan dalam seminggu ke depan target itu bisa dikejar. Sehingga, dalam pengumuman Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) terbaru nanti, Gresik bisa turun ke level 1.
Guna mendorong vaksinasi lansia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan saat ini pihaknya sedang mendorong vaksinasi untuk lansia di daerah yang belum mencapai target. Salah satunya Gresik yang masih kurang sekitar 13 persen.
Gubernur perempuan itu, berharap Dinkes Gresik bisa menyelesaikan 60 persen vaksinasi lansia dalam waktu dekat ini. Sehingga, sebagai penyangga Kota Surabaya, Gresik bisa segera level 1 PPKM.
“Kami memaksimalkan vaksinasi akan fokus disana, terutama untuk lansia. Karena ini juga menjadi bagian dari antisipasi apabila muncul varian baru covid-19,” tandasnya. (dny/kun)






