Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebut bahwa pelaksanaan vaksinasi booster di Kota Pahlawan berjalan dengan cepat. Menurutnya, ini merupakan upaya Pemkot untuk menekan angka terkonfirmasi positif coronavirus disease atau Covid-19.
Menurut, update dashboard vaksinasi Kementrian Kesehatan pada Sabtu (5/2/2022) mencatatkan capaian vaksinasi Booster atau dosis ketiga di Kota Surabaya mencapai 236.178 dengan prosentase 10,65 % dari target.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksin-booster”]
Itupun melampaui target nasional, pada vaksinasi dosis pertama tercatat 130,97 % dengan 2.904.964 jiwa. Sedangkan untuk dosis kedua telah mencapai 110,44% atau 2.449.774 jiwa yang telah vaksin. “Pemerintah kota Surabaya melalui jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas ngebut, ini salah satu upaya kita menekan angka infeksi Covid-19 beserta dampaknya,” kata Cak Ji sapaannya, Sabtu (5/2/2022).
Cak Ji mengatakan sebelumnya Pemkot Surabaya telah melakukan vaksin pada lansia, kelompok rentan, pelayan publik dan saat ini mulai menyasar ke kader kesehatan di seluruh Surabaya. “Mereka yang menjadi kelompok rentan dan bersentuhan dengan masyarakat diprioritaskan mendapatkan vaksin booster,” kata Cak Ji.
Politisi gaek PDIP Surabaya ini menyampaikan tujuan dari vaksinasi booster ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan meringankan gejala dari paparan virus Covid-19 terutama varian baru Omicron.
Seperti diketahui, sesuai data yang tertera di laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id/ per tanggal (5/2/2022) penambahkan kasus aktif di Surabaya mencapai 891 jiwa dengan total pasien kasus aktif 1.256 jiwa dengan kumulatif 70.729 jiwa. Serta kesembuhan per hari ini 701 jiwa dengan total angka kesembuhan 66.913 jiwa. [asg/suf]






