Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali menggelar upacara wisuda untuk jenjang ahli madya, sarjana, dan magister pada Sabtu (18/10/2025).
Bertempat di kampus UWKS Surabaya, prosesi berlangsung khidmat dan diikuti sebanyak 700 wisudawan dari delapan fakultas dan 28 program studi.
Acara dibuka dengan Tarian Bedoyo Majapahit yang tampil anggun dan sarat makna. Tarian ini menggambarkan kekayaan budaya Jawa Timur sekaligus menjadi simbol penghormatan bagi para lulusan UWKS tahun ini.
Tahun ini, UWKS mengangkat tema “Semangat kolaborasi menuju lulusan yang berdaya saing, memiliki sensitivitas sosial, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.”
Melalui tema tersebut, UWKS ingin menegaskan peran penting perguruan tinggi dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat kolaboratif menjadi nilai utama yang terus ditanamkan kampus untuk menghadapi tantangan global.
Rektor UWKS, Prof. Dr. Ir. Rr. Nugrahini Susantinah Wisnujati, M.Si., menegaskan bahwa universitas berkomitmen membekali mahasiswa dengan berbagai pengalaman lapangan melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan program Kampus Berdampak.
“Mahasiswa UWKS sudah mendapat pembekalan sejak program MBKM dan kini dilanjutkan dengan Kampus Berdampak. Kami bekerja sama dengan dunia usaha, pemerintahan, dan masyarakat agar mereka siap bersaing,” ujar Prof. Nugrahini.
Melalui kedua program tersebut, UWKS berupaya menjembatani dunia akademik dengan dunia kerja agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktis sebelum lulus.
Dalam sambutannya, Prof. Nugrahini juga mengingatkan para lulusan untuk selalu berpegang pada moto universitas, “Anggung Wimbuh Linuwih”, yang bermakna selalu bertumbuh dan menjadi lebih baik.
“Harapan kami, para lulusan mampu bersaing dan berkembang karena mereka telah melalui proses magang dan pembelajaran kolaboratif,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai keilmuan, etika, dan semangat belajar sepanjang hayat agar lulusan UWKS menjadi insan berkarakter unggul dan adaptif.
Momen wisuda kali ini juga diwarnai kejutan istimewa. Salah satu wisudawan adalah Ir. Bambang Haryo Soekartono (BHS), anggota DPR RI. Kehadiran BHS sebagai lulusan UWKS menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika.
“Ini hari yang istimewa karena salah satu wisudawan adalah Bapak Ir. Bambang Haryo Soekartono. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UWKS,” ungkap Prof. Nugrahini.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus digelorakan, UWKS berharap para lulusan 2025 mampu menjadi agen perubahan yang berdaya saing, beretika, dan berdampak positif bagi masyarakat. (ted)






