Surabaya (beritajatim.com) – Unusa (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina sebanyak Rp200 juta. Bantuan tersebut berasal dari hasil penggalangan dana.
“Sebagai lembaga pendidikan berbasis keislaman, Unusa merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu Palestina yang tengah mengalami kesulitan,” ujar Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie, Jumat (26/1/2024).
Menurutnya, generasi muda perlu mengetahui soal krisis kemanusiaan yang dialami Palestina. Harapannya, mereka bisa terus proaktif dan memberikan dukungan secara massif untuk Palestina.
Jazidie mengungkapkan, bantuan yang disalurkan lewat LAZISNU Jawa Timur ini merupakan hasil penggalangan selama November hingga Desember 2023. Total dana yang terkumpul yakni sebesar Rp 200 juta.
“Dengan adanya dukungan ini, Unusa menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak dan nilai kehormatan kemanusiaan,” ungkapnya.
Sementara Ketua LAZISNU PWNU Jawa Timur Afif Amrullah menyampaikan apresiasinya kepada Unusa atas dukungan yang telah disalurkan ini. Menurutnya, ini bentuk solidaritas dan simbol dari kepedulian bersama.
“Kerjasama ini tidak hanya sebatas aksi kemanusiaan biasa, tetapi juga mencerminkan sebuah komitmen bersama dalam mendukung perjuangan dan hak asasi manusia di Palestina,” ujarnya.
LAZISNU sendiri terus memastikan agar bantuan kemanusiaan itu benar-benar sampai ke rakyat Palestina. “Harapannya, apa yang kita upayakan ini dapat bermanfaat, pendistribusian melalui PWNU Jawa Timur ini dapat membantu saudara-saudara di Palestina untuk memperjuangkan hak kemerdekaannya,” tandasnya. [ipl/suf]






