Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto menganggarkan pembangunan palang pintu sebesar Rp600 juta. Anggaran dari APBD tahun 2023 tersebut untuk dua lokasi perlintasan tanpa palang pintu.
Yakni di Dusun Kedawung, Desa Bicak dan Dusun Wates Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Menyusul, dua titik tersebut seting terjadi kecelakaan lalu-lintas hingga merenggut korban jiwa. Bahkan saat ini, ada Double Track (Jalur ganda) perlintasan kereta api sepanjang kurang lebih 8 kilometer tersebut.
“Kami anggarkan di tahun 2023 itu sekitar Rp600 juta dengan harapan sarana dan prasarana kita siapkan nanti sesuai standar yang sudah ditetapkan (KAI). Kami upayakan bahwa di triwulan pertama,” ungkap Kepala Dinas DPRKPP Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, Selasa (15/11/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”palang-pintu-kereta”]
Pembangunan palang pintu tersebut merupakan prioritas dan rencananya akan direalisasikan pada awal tahun 2023. Sehingga menjadi prioritas DPRKPP Kabupaten Mojokerto dalam mempersiapkan sistem keamanan dan keselamatan di jalur perlintasan tersebut. Menurutnya, memang tidak mudah untuk membangun.
“Membangun palang pintu di perlintasan jalur ganda ini. Kendala kami jelas mekanisme yang telah diatur walaupun ruas jalan ini adalah ruas kabupaten tetapi membangun sistem keamanan disini, kami harus izin ke Dirjen Perkeretaapian untuk bagaimana nanti semua sarana prasarana memenuhi syarat dan ketentuan. Ini membutuhkan waktu,” katanya. [tin/suf]






