Surabaya (beritajatim.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya bersama Universitas Islam Balitar (Unisba) berhasil meraih hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) 2024 untuk program Pemberdayaan Desa Binaan. Hibah ini digunakan untuk membentuk Kader Hulu Sampah di Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga.
Tim dari Untag Surabaya terdiri dari Aris Heri Andriawan, S.T., M.T., Dheny Jatmiko, S.Hum., M.A., dan Nuril Esti Khomariah, S.ST., M.T. serta kolaborator dari Unisba, Endah Masrunik, S.E., M.M. Dheny Jatmiko dipercaya sebagai penanggung jawab utama program ini.
“Masalah sampah semakin kompleks, sehingga kami membentuk kader ini agar produksi sampah bisa ditekan dan bahkan menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelas Dheny Jatmiko, Kamis (31/10/2024).

Program ini melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebagai mitra di lapangan. Fokusnya adalah memberikan pelatihan kepada warga dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. Puluhan kader desa telah diberikan sosialisasi, termasuk para siswa sekolah dasar setempat. Dheny menekankan bahwa dengan edukasi kepada anak-anak, diharapkan orang tua juga semakin sadar pentingnya pengelolaan sampah.
Program Kader Hulu Sampah bertujuan menciptakan agen perubahan di Desa Minggirsari yang siap menyebarkan kesadaran pengelolaan sampah dari rumah. Selain pelatihan dan pendampingan teknis, tim Untag Surabaya juga melibatkan warga dalam kegiatan lingkungan hidup serta mengenalkan aplikasi Karung Berkah. Aplikasi ini memotivasi masyarakat dengan mengubah sampah terpilah menjadi bernilai ekonomi, seperti mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan menjual sampah plastik.

“Harapannya, masyarakat Desa Minggirsari dapat mandiri dan terbebas dari permasalahan sampah pada akhir program ini di bulan Desember 2024,” tutup Dheny.
Program Pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk desa-desa lainnya dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. [but]






