Malang (beritajatim.com) – Universitas Nurul Jadid (Unuja) melakukan kegiatan benchmarking dan kolaborasi internasional dengan sejumlah perguruan tinggi mitra di China. Kegiatan ini melibatkan tokoh penting dari Unuja, termasuk Rektor Unuja, KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., jajaran wakil rektor dan staf.
Dijelaskan KH Hamid tujuan utama kegiatan ini untuk mempelajari praktik terbaik manajemen perguruan tinggi dan tata kelola kelembagaan di lembaga mitra internasional, khususnya China. Di samping itu, kegiatan ini untuk mempercepat pengembangan jejaring internasional kampus menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pencapaian visi UNUJA dan Pesantren sebagai lembaga dakwah dan pendidikan yang berkontribusi terhadap peradaban masyarakat Indonesia dan dunia,” ungkap KH Hamid yang juga Kepala Pesantren Nurul Jadid.
Dijelaskan pihaknya hari pertama kegiatan diadakan di Agri Animal Husbandry Vocational College, Jiangsu. Delegasi Unuja disambut dengan hangat oleh pihak tuan rumah.
Pertemuan hari pertama untuk mempelajari manajemen perguruan tinggi dan tata kelola kelembagaan yang efektif. Kegiatan dilanjutkan dengan tur kampus dan diskusi mendalam mengenai kurikulum dan program studi yang ditawarkan.
Hari kedua , pada 18 Juli 2024, rombongan Unuja berkesempatan untuk mengunjungi berbagai tempat ikonik di Shanghai dalam kegiatan City Tour. Agenda ini memberi kesempatan bagi para peserta untuk lebih mengenal budaya dan perkembangan kota terbesar di China ini.
Hari ketiga, pada 19 Juli 2024 akan diisi dengan kunjungan ke Shandong Foreign Trade Vocational College. Delegasi kampus memperoleh wawasan berharga mengenai perdagangan internasional dan hubungan bisnis global. Diskusi berfokus pada peluang kerjasama akademik dan penelitian bersama yang dapat diimplementasikan di masa depan.
Kemudian 20 Juli, Unuja mengunjungi Beijing Foreign Studies University dan Kedutaan Besar Indonesia di Beijing. Kunjungan ini untuk memperkuat hubungan bilateral dan mempromosikan kerjasama lebih lanjut antara kedua negara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.
Kegiatan di hari kelima meliputi City Tour ke beberapa tempat bersejarah di Beijing, seperti Tian An Men Square dan Wangfujing Street. Kunjungan ini tidak hanya memberikan wawasan sejarah, tetapi juga mempererat hubungan antar peserta melalui pengalaman bersama.
Hari keenam, delegasi Unuja mengakhiri perjalanan mereka dengan mengunjungi beberapa tempat wisata terkenal di Guangzhou, termasuk Huaisheng Mosque, Yuexiu Park, Five Ram Statue, dan Guangzhou Tower. Kegiatan ini menekankan pentingnya memahami dan menghargai keragaman budaya di China.
Dengan kegiatan ini, Unuja berharap dapat memperkuat jejaring internasional. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempromosikan budaya Indonesia di kancah global.
Kegiatan pada 17 Juli 2024 lalu ini melibatkan Wakil Rektor II KH. Najiburrahman Wahid, M.A., Wakil Rektor IV KH. Faiz, M.Fil.I., Wakil Rektor I M. Noer Fadli Hidayat, M.Kom., Sekretaris Pesantren H. Tahiruddin, M.M., Direktur Klinik Azzainiyah Dr. Hj. Khodijatul Qodriyah, A.P., Kepala LP3M Dr. Achmad Fawaid, M.A., M.A., Kepala Humas Mohammad Bahrul Ulum, M.Fil.I., serta tim multimedia dan staf rektorat. (dan/ian)






