Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) bakal melangsungkan kuliah secara daring selama pekan pemilu, yakni sejak 12 Februari sampai 14 Februari 2024. Upaya ini untuk memberi kesempatan pada mahasiswa dalam menyalurkan hak pilih saat pemilihan umum yang jatuh pada Kamis 14 Februari 2024.
“Tanggal 12 Februari kita sudah mulai perkuliahan, tapi secara daring. Sehingga adik-adik tidak perlu bingung untuk menyuarakan hak pilihnya karena bisa kuliah di kota masing-masing,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP., Selasa (9/1/2023).
Menurut Prof Imam, UB mempertimbangkan aspek yang lebih strategis secara nasional tanpa mengganggu jadwal perkuliahan. Mahasiswa pun bisa tetap kuliah tanpa mengganggu agenda nasional.
“Kalau kita adakan perkuliahan secara online maka mahasiswa tidak harus berpikir untuk kembali ke kota masing-masing pada saat Pemilu nanti. Sehingga secara substansi perkuliahan bisa di deliver dan agenda nasional juga bisa jalan,” tutur Prof Imam.
Mantan Dekan FTP ini menambahkan bahwa Pemilu yang akan datang tidak hanya memilih presiden dan wakil presiden tetapi juga anggota legislatif. Rakyat Indonesia memilih DPR, DPRD, dan DPD sehingga pemilih harus berada di kota masing-masing.
Karena UB sudah memberikan kesempatan kuliah daring, Prof. Imam berharap mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan agenda nasional. “Mahasiswa bisa menyalurkan aspirasinya untuk kemajuan bangsa dan saya harap jangan Golput,” katanya menutup. [dan/suf]






