Malang (beritajatim.com) – Beberapa waktu lalu Universitas Islam Malang (Unisma) menerima kunjungan dari Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand. Kunjungan tersebut dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang menghasilkan kerja sama penting kedua belah pihak.
Wakil Rektor bidang akademik Unisma, Prof. Dr. Junaidi M.Pd., Ph.D., mengatakan bahwa Unisma dan Universitas Rajamangala dalam waktu dekat akan bekerja sama untuk joint degree, joint research, dan pertukaran untuk menjadi penguji program Doktor dan Master. Kerjasama secara tidak formal keduanya sudah diawali sejak dua tahun lalu.
“Sebelumnya, Unisma sudah pernah ke Universitas Rajamangala yang diwakili oleh Dekan FKIP dan jajarannya. Saat ini memformalkan kerjasamanya. Sebelumnya saat mereka menyelenggarakan conference, dosen kita prestasi di situ, walau itu online. Sebaliknya, 2022 kami adakan conference, dari Rajamangala hadir,” kata Prof Jun.
Setelah tahun 2022, pihak Rajamangala berharap tidak hanya berjumpa secara online, tetapi Unisma bisa hadir secara fisik. Dalam FGD, Rajamangala meminta Unisma menjadi penguji untuk program Doktor dan Master pun juga sebaliknya.

“Kemudian kami juga tadi menawarkan program joint degree, mereka sangat sepakat. Terkait teknis joint degree akan dilakukan pembahasan lebih lanjut oleh kedua pihak,”
Sementara ini, Universitas Rajamangala menghendaki joint degree untuk program Magister terlebih dahulu. Mahasiswa S2 Unisma, 1 tahun di Unisma 1 tahun di Rajamangala, sebaliknya master dari Rajamangala 1 tahun di sana dan 1 tahun di Unisma.
Baca Juga: Unisma Perkuat Internasionalisasi ke Dua Perguruan Tinggi Top di Turki
Diskusi kedua pihak berlangsung di gedung rektorat lantai 2 Unisma pada Jumat 8 September 2023 lalu. Dr. Yaoping Liu selaku Director dari Universitas Rajamangala mengaku terkesan dengan Unisma. Pihaknya pun menjalin diskusi untuk melaksanakan berbagai program ke depan.
“Unisma is so impressive , many achievements and Unisma as a campus accomplished. And I am just discussing our future collaboration with Universities. We are going, explandid our ideas and discussion about two University,” ungkapnya.
Terdapat beberapa program yang direncanakan bersama Unisma, seperti joint degree, joint research, dan student exchange. Dr. Yaoping Liu merasakan masa depan baik melalui kerjasama dengan Unisma.
“Kita punya masa depan yang baik, antar kami (Universitas Rajamangala) dan Unisma, kita sudah mendiskusikan terkait berbagai program yang akan dijalankan bersama, seperti joint research, student exchange, dan pengiriman profesor untuk menguji di kami,” tutupnya. (dan/ted)






